Selasa, 24 November 2009

Pendidikan Keluarga Dimulai Sejak Dini

Pendidikan Keluarga Dimulai Sejak Dini
dan berawal dari rumah. Meminjam istilah Bobbi De Porter dan Mike Hemacki, dalam teori Quantum Learning, pembelajaran masa kecil di rumah adalah saat-saat yang amat menyenangkan. Porter dan Hemacki mencontohkannya ketika anak usia satu tahun beiajar berjalan. Kendati dengan tertatih-tatih dan berkali-kali jatuh, toh anak pada Akhirnya mampu berjalan, tanpa merasa ada kegagalan. Suatu hal yang amat berbeda dengan pembelajaran orang dewasa.
Fungsi tarbiyah dalam keluarga pun menjadi sedemikian vital untuk mempersiapkan masa depan umat. Seiuruh anggota keluarga harus mendapatkan sentuhan tarbiyah untuk menghantarkan mereka menuju optimalisasi potensi, pengembangan kepribadian, peningkatan diri menuju batas-batas kebaikan dan maslahat dalam ukuran kemanusiaan. Bila demikian pentingnya urgensi keluarga sebagai laboratorium peradaban, mengapa proyek ini belum kita jalankan?
v Proyek Dakwah Keluarga
Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya Tarbiyatul Aulad fil Islam, menyebutkan 7 macam pendidikan integratif dalam keluarga. Tujuh macam pendidikan tersebut harus terarah secara sistemik dalam keluarga untuk mentarbiyah anggota keluarga menjadi hamba Allah yang taat, yang mampu mengemban amanah dakwah ini. Ketujuh pendidikan tersebut adalah pendidikan iman, pendidikan moral, pendidikan fisik, pendidikan intelektual, pendidikan islam, pendidikan sosial dan pendidikan seksual.
Sementara itu Hibbah Ar-Rauf, dalam bukunya Wanita Politik: Pandangan Islam, menambahkannya dengan pendidikan politik dalam keluarga, akan mengantarkan iman menjadi kokoh. Sebab pendidikan iman merupakan pondasi yang pokok bagi semua bagian pendidikan. Pendidikan iman akan menjadi bingkai kehidupan manusia, sebab memiliki landasan kokoh berupa iman. Seringkali budaya masyarakat menyebabkan degradasi akhlak al-karimah sehingga penguatan moralitas melalui pendidikan keluarga menjadi semakin signifikan manfaatannya.
Pendidikan psikis membentuk berbagai karakter positif kejiwaan, seperti keberanian, kejujuran, mandirian, kelembutan, sikap opinnistilk, dan serusnya. Karakter ini akan menjadi daya dorong anusia melakukan hat-hal terbaik bagi urusan dunia dan akhiratnya.
Pendidikan fisik tak kalah pentingnya. Dalam keluarga proses tumbuh kembang seorang anak bisa terpantau. Gaya hidup sehat dapat dibangun dalam keluarga, seperti mengkonsumsi makanan yang halal dan thayib, dan kebiasaan berolahraga. Proses ini sangat penting dalann menyiapkan kuatan fisik agar tubuh menjadi sehat dan kuat.
Pendidlikan intelektual harus dilakukan dalam keluarga sejak dini. Karena peradaban masa depan umat akan tergantung kepada kapasitas telektual generasi muda. Anggota keluarga harus memiliki kecerdasan yang memadai karena mereka akan bersaing dalam era giobalisasi. Hal ini harus dimulai dengan membangun kebiasaan belajar yang menyenangkan.
Peran sosial bermaksud menumbuhkan kepedulian sosial anggota keluarganya agar mereka memiliki kemampuan bersosialisasi dan menebarkan kontribusi positif bagi upaya perbaikan masyarakat. Dalam hal ini, menumbuhkan keterkaitan hati anak-anak dengan masjid adalah salah satu aspek yang perlu ditanamkan sejak dini. Peran sosial tersebut kini terancam virus individualistik yang merasuki sebagian besar masyakarakat. Virus tersebut menyebabkan tumpuinya perasaan seseorang terhadap berbagai persoalan yang membelit masyarakat di sekitarnya dan menimbulkan prinsip hidup individualis."
Pendidikan seksual diperlukan untuk membangun kesadaran anggota keluarga terhadap peran dan tanggungjawabnya berdasarkan jenis kelamin, laki-laki atau perempuan. Selain pengajaran tentang kesadaran peran tersebut juga perlu ditekankan tentang pengetahuan, sikap dan perilaku yang benar dalam permasalahan kesehatan reproduksi. Bukan hanya kepada anak perempuan, namun juga kepada anak laki-laki. Sedangkan pendidikan politik dalam keluarga diperlukan untulk membangun kesadaran dan membangun kemampuan anggota keluarga dalam menyikapi berbagai persoalan politik yang erat kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar