Trik agar Remaja Bangga pada Ortu
Sudah seharusnya sebagai orang tua, Anda menjadi kebanggaan buah hati. Lalu bagaimana jika remaja Anda tak lagi respek pada Anda? Bahkan cenderung malu dengan kondisi Anda sebagai orang tua. Berikut ini cara menyikapinya.
Secara psikologis, idealnya orang tua menjadi kebanggaan bagi buah hatinya. Namun terkadang tidak sedikit, anak yang tidak bangga pada kedua orangtuanya. Bahkan sampai taraf minder karena memiliki orang tua yang tidak seperti impiannya. Dalam kondsi seperti ini orang tua harus instropeksi diri, saat mendapati anak remaja yang tak bangga lagi padanya.
Sebagai sosok pribadi yang berkembang, remaja memang patut dianggap sebagai sosok yang hanya bisa diarahkan, bu-kan dibentuk. Itulah hal pertama yang harus disadari para orang tua. Orang tua juga harus memahami bahwa remaja ternyata punya standar tersendiri untuk menentukan apakah or-ang patut menjadi sosok yang dibanggakan atau tidak.
Sikap ekspresionis, seperti marah dan tersinggung melihat anak tidak lagi bangga pada ortu, hanya semakin menjauhkan anda dengan anak. Sebaliknya sikap kooperatif orang tua, dengan cara menanyakan langsung penyebabnya, membuat anak merasa dihargai. Dan ini langkah awal untuk mengembalilkan kebanggaan anak pada artu.
Setelah mengetahui penyebabnya, coba berikan penjelasan atas sikap Anda yang membuatnya merasa sebel. Dan jika memang tindakan Anda memang kurang dibenarkan dalam kacamata umum, Anda harus mengakui serta mengubahnya. Karena tindakan tidak mau mengakui kesalahan dan tidak mau berubah semakin membuat anak tidak respek.
Sabtu, 28 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar