Pabrik Hati Buatan
Setiap tahun, sekitar 50% dari 120 penderita di Inggris yang menanti pencangkokan hati, meninggal sebelum organ itu tersedia. Belum lagi yang tidak masuk dalam daftar tunggu karena telanjur meninggal, seperti para remaja yang bunuh diri dengan obat penghilang sakit paracetamol.
Kini dunia kedokteran modern tidak hanya mengupayakan pencangkokan hati, tapi pembiakan hati buatan dari sisa-sisa organ hati yang tertinggal sewaktu dilakukan operasi pencangkokan hati. Cara ini konon bakal menyelamatkan ribuan orang yang masih menantikan pencangkokan karena levernya tidak lagi berfungsi. Hati buatan yang terbuat dari sel-sel yang dibiakkan dan dihubungkan dengan organ pasien melalui jaringan pembuluh halus ini, mampu menggantikan organ terbesar dan terkompleks dalam rongga perut tersebut. Diharapkan organ buatan yang dapat meregenerasi secara alami ini, akan mampu menggantikan fungsi hati asli yang sudah demikian terbebani. Berarti juga dapat memperpanjang usia pasien yang sedang menunggu pencangkokan.
Hati buatan ini sedang dikembangkan oleh tim gabungan Inggris-Jerman di Birmingham yang telah sukses membiakkan sel hati normal serta sel saluran empedu, dua dari delapan jenis sel yang terdapat dalam hati. Di sini para ilmuwan Berlin dan Frankfurt, Jerman, juga diikutsertakan.
Target percobaan ini adalah menumbuhkan hati buatan yang hanya berbobot kurang lebih 0,5 kg atau dari irisan hati asli manusia berbobot 1 - 2 ounce (sekitar 28,35 - 56,70 g). Meski hati manusia yang utuh bobotnya lebih dari 2 kg, menurut para ahli, manusia dapat hidup dengan organ hati yang jauh lebih kecil. Namun, perjalanan masih panjang sebab peralatan untuk menumbuhkan hati buatan tersebut diperkirakan baru siap lebih dari tiga tahun mendatang. Terdiri atas potongan hati setebal 8 inci (20,32 cm) yang akan menerima plasma darah secara terpisah dari pasien melalui sebuah pipa halus yang dipasang pada paha yang menghubungkan sampai ke perut.
Melalui jaringan terdiri atas pipa plastik kecil dan halus yang tembus cairan, plasma didesak untuk bercampur dengan sel-sel hati tadi. Di situ plasma akan dibersihkan dari racun, senyawa-senyawa berubah menjadi protein, dan zat kimia lain yang dibutuh-kan tubuh. Kemudian plasma yang sudah bersih, dialirkan kembali ke tubuh lewat jaringan-jaringan pipa kedua.
Hati merupakari pusat tenaga tubuh dan pabrik yang memproduksi cairan empedu guna membantu mengubah senyawa-senyawa dalam tubuh untuk dimanfaatkan. Juga memproses produk buangan tubuh. Hati menyimpan bahan-bahan mentah untuk memproduksi darah baru, menetralkan racun seperti alkohol atau obat bius serta menghancurkan lemak. Panas yang dihasilkan pun penting.
Jaringan hati yang sudah cedera ada kalanya dapat tumbuh kembali dengan sendirinya. Sebenarnya, para ahli di Amerika juga sudah berusaha menumbuhkan hati buatan dari jaringan sel tumor atau kanker. Namun timbul kekhawatiran, jangan-jangan malah si pasien terinfeksi penyakit ganas ini.
Jumat, 27 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar