Minggu, 17 Januari 2010

Berbagai Keutamaan Wanita Hamil

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhu, Rasulullah SAW bersabda," Wanita yang sedang hamil dan menyusui sampai habis masa menyusuinya, seperti pejuang di garis depan fi sabiilillah. Dan jika ia meninggal di antara waktu tersebut, maka sesungguhnya baginya pahala mati syahid"
(Riwayat Thabrani).
Kehamilan adalah sesuatu yang istimewa yang hanya dimiliki oleh kaum wanita. Dalam kehamilan, banyak sekali keutamaan yang dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya. Oleh karena itu, seorang wanita tidak perlu main karena hamil atau menganggap sebagai beban yang berat Masa-masa hamil lalu melahirkan, kemudian menyusui adalah masa-masa yang penuh pengorbanan, kekhawatiran, kecemasan, harapan dan kebahagiaan bagi seorang ibu.
Bagi wanita muslimah, memang jelas di sinilah medan perjuangan yang sangat mendebarkan. Tantangan yang ada bukanlah sesuatu yang hams ditakuti dan dihindari. Wanita shalihah akan menghadapi dengan pennh harapan dan kesabaran. Karena di balik semua itu, terdapat pahala yang berlipat ganda. Ini juga menjadi salah satu sebab mengapa para sahabat Rasulullah SAW, walaupun dalam keadaan sangat miskin dan papa, tetap berkeinginan mempunyai anak yang banyak. Selain itu, Rasulullah SAW sendiri telah menganjurkan para sahabatnya agar memperbanyak umat beliau. Rasulullah SAW bersabda, "Kawinilah olehmu sekalian wanita-wanita subur yang banyak melahirkan anak dan penuh kecintaan. Karena sesungguhnya aku ingin memperbanyak umat dengan kamu sekalian." (Riwayat Abu Dawud).
Tetapi sayangnya, pada zaman sekarang, kebanyakan wanita merasa gengsi dan malu jika hamil anak yang ketiga dan seterusnya. Kehamilan dianggap sesuatu yang sangat berat dan tidak mengikuti zaman. Apalagi dengan adanya Konferensi Internasional Populasi dan Pembangunan yang diadakan oleh PBB di Kairo, Mesir (1994), hasilnya antara lain berupa program aksi 20 tahun untuk membatasi tingkat kelahiran penduduk dunia. Kaum muslimah seolah tiba-tiba menjadi sosok yang bersalah dengan bayaknya generasi yang lahir dari rahim mereka.

v Keutamaan dan Pahala Wanita Hamil
"Wanita yang sedang hamil dan menyusui sampai habis masa manyu-suinya seperti pejuang digaris depan Ji sabilillah. Dan jika ia meninggal di antara waktu tersebut, maka sesungguhnya baginyapahala mati syahid." (Riwayat Thabrani).
Rasulullah SAW bersabda," Apalah kamu tidak rela, salah seorang dari kamu, wahai sekalian wanita, bahwa jika ia hamil dari suaminya, sedangkan suaminya ridha padanya, maka ia akan memperoleh pahala, seperti pahala orang yang berpuasa yang sedang berjuangfi sabilillah. Dan jika dia merasa kesakitan (ketika melahirkan), maka ia akan mendapatkan pahala yang penduduk langit dan bumi belum pernah melihat pahala yang disediakan untuknya dari pandangan mata yang menyenang-kan. Danjika ia melahirkan, maka tiadalah keluar seteguk susunya yang kemudian anaknya menghisap susunya, melainkan setiap tetesan susunya tersebut akan berpahala satu kebaikan. Dan jika ia tidak dapat tidur semalam suntuk (karena anaknya), maka baginya pahala seperti memerdekakan 70 hamba sahaya dijalan Allah dengan penuh keikhlasan."
1. "Salah satu keberkahan wanita, ia cepat perkawinannya, cepat pengandungnya (melahirkan anak) dan ringan maharnya." (Riwayat Ahmad dan Baihaqi).
2. "Wanita yang meninggal dalam keadaan perawan, atau pada masa hamil, atau pada saat melahirkan, atau sesu-dah itu (ketika nifas) akan memperoleh derajat seorang syahid."
3. Mail bin Yasar RA, meriwayatkan bah-wa Rasulullah SAW bersabda," Ka-winilah wanita yang penyayang dan barana kbanyak, karena (pada hari kiamat), akan berlomba-lomba dengan umat lain dan berbangga karena jumlahmu."
4. Dalam Hadits lain Rasulullah SAW bersabda," Bahkan bayi yang kegu-guran akan menarik ibunya ke dalam jannah, apabila ia bersabar ..."
5. Rasulullah SAW bersabda," Apabila seorang wanita menyusui, maka setiap isapan susunya yang diberikan kepada anaknya, ia akan menerima pahala bagaikan telah menghidup-kan makhluk dan apabila ia menya-pih anaknya, maka para malaikat akan menepuk punggungnya dan berkata "selamat", semua dosamu yang telah lalu diampuni, sekarang mulailah lagi." (yang dimaksud adalah, diampuninya dosa-dosa kecil)
6. Nabi SAW bersabda pada putrinya, Fatimah RA," Wahai Fatimah, jika wanita mengandung anak di perut-nya, maka para malaikat akan memohonkan ampunan baginya, dan Allah SWT menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan, mengha-puskan seribu kejelekannya. Ketika wanita itu merasa sakit karena melahirkan, maka Allah SWT menetapkan baginya pahala para pejuang dijalan Allah SWT, Jika ia melahirkan bayinya maka keluarlah dosa-dosanya seperti ketika ia dilahirkan oleh ibunya. Dan akan keluar dari dunia dengan tidak membawa dosa apapun. Di kuburnya akan ditempat-kan di taman-taman surga. Allah memberinya pahala seribu ibadah haji dan umrah dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat."

v Masa Kehamilan
Selama masa kehamjlan, hendaknya lebih memperhatikan kesehatan jasmani dan rohaninya, agar anak yang dilahirkan sehat dan normal. Makanan yang baik dan halal sangat-lah penting bagi kesehatan anak yang dikandungnya. Tetapi memakan makanan dan buah-buahan yang bergizi secara berlebihan dan terlalu banyak beristirahat, dapat menyebabkan berat badan anak bertmbah sangat banyak sehingga persalinan menjadi sulit.
Makanan terpenting bagi wanita hamil adalah yang manis seperti kurma. Rasulullah menekankan pentingnya kurma dan daya gunanya terhadap pertumbuhan janin. Beliau menganjurkan agar kurma diberikan kepada wanita yang sedang hamil.
Selain itu, kurma juga mengandung salisilat yaitu zat anti nyeri alami yang biasanya menjadi bahan baku pembuatan aspirin. Dalam dunia medis, obat ini digunakan untuk mengurangi atau menghi-langkan rasa nyeri dan demam, gejala yang biasa dikeluhkan oleh ibu hamil.
Dalam buah kurma terkandung zat alami yang menyerupai oksitosin. Dalam medis zat kimia ini sering digunakan dalam penatalaksanaan persalinan yang mengalami gangguan kontraksi (daya kejang) otot rahim. Bila kurma dikon-sumsi secara rutin saat hamil, akan memberi manfaat pada kemampuan otot rahim untuk dapat berkontraksi secara maksimal, sehingga otot rahim memiliki daya dorong yang cukup untuk mengeluarkan bayi yang dikandungnya. Kurma juga memperbanyak air susu ibu, dengan unsur-unsur yang dibutuhkan sehingga anak menjadi "sehat dan tahan terhadap penyakit.
Dalam Islam, pendidikan anak dimulai ketika anak masih berada dalam rahim. Maka hendaknya wanita yang sedang hamil menghindari dan berhati-hati dengan pikiran, perasaan,.buku yang
dibaca, teman bergaul dan semua hal yang buruk. Hal itu akan berpengaruh bagi jabang bayi. Oleh karena itu, dianjurkan bagi si ibu untuk membaca al-Qur'an sebanyak-banyaknya.
Kehamilan adalah jihad bagi para wanita. Dan Inilahpengorbanan wanita yang jelas tidak dimiliki oleh kaum lelaki. Dengan itu-lah Allah SWT meninggikan derajat kaum wanita yang pasti tidak bisa dicapai oleh kaum lelaki.

Serba-serbi Puasa Ketika Hamil

Ibu hamil dan menyusui membutuhkan nutrisi ekstra untuk pertumbuhan janin, bayi, dan dirinya sendiri. Narnun, dengan mengkonsumsi menu padat gizi dalam jumlah yang cukup, mereka juga dapat berpuasa dan menyusui sebenarnya tidak memiliki halangan untuk menjalani ibadah puasa. Asalkan janin, bayi dan ibu dalam keadaan sehat. Ibu hamil sering mengalami masalah terutama pada usia kehamilan tiga bulan pertama. Sebagian ibu hamil adayang mengalami morning sickness, yaitu mual-mual dan muntah khususnya di pagi hari. Bahkan, ada ibu yang mengalami h'tperemesis, yaitu mual yang berlangsung sepanjang hari dan menetapselamaberbulan-bulan. Namunadapula ibu yangtidak mengalami gangguan berarti pada saat hamil.
Bagi ibu menyusui, yang mencemaskan adalah pada saat bayi hanya mendapat ASI (ekslusif). Pada masa itu bayi belum mendapat makanan apa-apa selain ASI. Artinya, kualitas dan kuantitas ASI sangat menentukan proses tumbuh kembang bayi. Sebagai bahan produksi ASI diambilah cadangan makanan dari tubuh ibu. Bila tidak ditunjang dengan status gizi ibu yang baik sebelum hamil tentu saja akan membahayakan kesehatan ibu. Pengaruh status gizi sebelumnya
DR Sunita Almatsier, MSc, Dosen di Jurusan Teknologi Pangan Universitas Sahid, menegaskan bahwa keadaan gizi ibu sebelum hamil sangat berpengaruh pada status gizinya di saat hamil dan menyusui. Seorang ibu yang status gizinya sebelum hamil tidak baik, dapat dipastikan pada saat hamil pun status gizinya tidak baik. Bila ia berpuasa, tentu akan menambah beban bagi kehamilannya.
Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) bahkan menegaskan bahwa seorang perempuan yang lahir dengan berat lahir rendah dan tidak dapat mengejar ketinggalan pertumbuhan (catch-up growth), maka pada saat hamil berpeluangbesar untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah pula. Jadi, perempuan yang gizinya buruk pada saat bayi, anak, atau pun remaja akan berlanjut pada saat ia menjalani masa reproduksi.
Tubuh manusia sesungguhnya memiliki cadangan zat-zat gizi yang cukup. Maka berpuasa selama beberapa jam tidak sekonyong-konyong menguras cadangan ini. Cadangan ini pula yang akan memenuhi kebutuhan ekstra proses pertumbuhan janin dalam tubuh ibu maupun produksi ASI di saat berpuasa. Tapi, buat ibu yang gizinya buruk, cadangan zatgizi makro (lemak, protein, karbohidrat) dan mikro (vitamin dan mineral)nya tidak memadai untuk menunjang proses tumbuh kembang janin yang optimal. Sehingga, ibu hamil yang status gizinya buruk sulit untuk berpuasa akan cadangan makanan dalam tubuhnya hanya sedikit bahkan kekurangan nutrisi.

v Puasa bagi ibu hamil
Ibu yang sedang hamil mudaatau hamil tua tidak memiliki halangan untuk menjalankan ibadah puasa. la tetap dapat menjaga kebugaran tubuh dan menjalani aktivitas harian dengan normal, begitu pula dengan janin yang sedang berkembang dalam tubuhnya. Dengan catatan, ibu sedang tidak mengidap penyakit atau gangguan yang membahayakan keselamatan ibu dan janin.
Pada saat hamil, di dalam tubuh ibu ada makhluk hidup lain yang sedang tumbuh. Dari tidak tidak ada sampai ada janin berbobotkira-kira 3,5 kg. Proses pertumbuhan itu memerlukan zat-zat gizi yang semua diambil dari ibu. Jadi, makanan ibu harus lebih bergizi, lebih bermutu, dan juga lebih banyakdari sebelum hamil.
Mirip dengan parasit, janin pun akan mengambil cadangan makanan dalam tubuh ibu bila ia kekurangan asupan. Sederhananya, tubuh akan selalu "memprioritaskan" janin sehingga tidak akan kekurangan asupan yang dibutuhkan bagi tumbuh kembangnya dengan menguras cadangan makanan dari tubuh ibu selama cadangan tersebut cukup.
Ini berarti, ibu hamil yang berpuasa harus menjaga agar tubuhnya tidak kekurangan makan, terutama yang bernilai gizi tinggi. Porsi makannya per hari juga perlu ditingkatkan. Umumnyawanita hamil memerlukan kalori 1/6 dan protein 1/5 lebih banyak diban-dingkan ketika tidak sedang hamil.
Meski demikian, atas pertimbangan medis, ada ibu hamil yang tidak disarankan berpuasa. Misalnya, penderita diabetes dengan kadar gula tinggi. Begitu pula bila ibu hamil mengidap hambatan pertumbuhan janin akibat gangguan fungsi ari-ari. Padahal, ari-ari berperan penting menjembatani asupan makanan dan zat penting lain dari ibu ke janin.
Pada masa kehamilan trimester 1 (kutangdari 3 bulan), banyak ibu yang mengalami masa adaptasi. Perubahan hormonal yang sedemikian besar membuatsebagian ibu mengalami mual-mual dan mengalami gangguan makan. Biasanya keadaan ini berlangsung pada tiga bulan pertama saja. Namun, ada juga kasus pada ibu yang mengalami hal ini sampai usia kehamilannya mencapai trimester akhir.
Dalam kasus seperti ini, ibu sulit menjalani puasa karena untuk memenuhi kebutuhan gizinya ia harus mengkonsumsi makanan bergizi sedikit-sedikit namun sering. Namun, yang paling penting bagi ibu hamil yang ingin menjalani puasa adalah persoalan niat. "Kalau ibu percaya bahwa dia bisa, maka Insya Allah dia bisa menjalani puasa saat hamil. Sebaliknyaf bila ibu sudah merasa khawatir, maka hal itu juga akan terbawa, ia akan cepat lemas dan lapar’ ujar wanita yang menjadi Penasehat pada Organisasi Persatuan Ahli Gizi Indonesia ini menegaskan tentang pentingnya faktor niat.

v Perbanyak cairan
Kebutuhan nutrisi selama masa menyusui menjadi lebih banyak karena nutrisi pada ibu menyusui digunakan untuk dirinya sendiri, dan untuk bayi. Bayi sendiri dapat dikatakan sehat bilasejak lahir hingga minimal berumur empat bulan mendapatkan ASI dengan kualitasdan kuantitasbaik. Untuk mendapatkan ASI yang demikian, si ibu harus mendapatkan nutrisi yang cukup dan bergizi.
Boleh tidaknya ibu menyusui rnelakukan puasa bergantung pada kemauan si ibu itu sendiri. Bila ibu ingin menyusui bayinya secara benar dengan memberikan penuh ASI selama empat bulan, tentunya kebutuhan gizinya harus terpenuhi secara baik pula. Apalagi besarnya kebutuhan energi bagi ibu menyusui eratkaitannya dengan frekuensi ibu memberikan ASI pada bayinya. Semakin sering ASI diberikan, semakin besar pula energi yang dikeluarkan. Akibatnya, ibu cepat lapar.
Pada saat berpuasa, ibu hamil dan menyusui hanya perlu mengatur pengalihan waktu ma'kan dari tiga kali menjadi dua kali makan. Tak usah khawatir, karena tubuh kita sesungguhnya memiliki mekanisme penyesuaiandiridan tidak peduli pada jumlah berapakali makan. Untuk porsi orang Indonesia, kebutuhan ibu hamil dalam sehari dapatterpenuhi dengan konsumsi nasi 4 piring, 3 potong daging (75 gr), tempe, 3 mangkok sayur, 2 potong pepaya dan dua gelas susu.
Nasi sebagai sumber karbohidrat dapat diganti dengan makanan lain seperti mie, kentang atau roti. Di bulan puasa dapat pula tergantikan oleh kolak ubi atau pisang. Tempe baik digunakan sebagai sumber protein karena sudah mengalami proses fermentasi. "Bagi ibu hamil utamakan makanan yang bermutu tinggi dengan porsi yang lebih banyak daripada orang biasa," tutur Sunita.
Hindari makanan-makanan yang tidak padat gizi, seperti goreng-gorengan atau krupuk, karena lekas membuat perut kenyang namun kebutuhan gizi belum terpenuhi.
Makanan yang padat gizi adalah makanan yang banyak mengandung protein, vitamin, dan mineral. Protein sangat bermanfaat untuk pertumbuhan janin. Itu sebabnya sayur dan kacang-kacangan baik dikonsumsi.
Sayuran yang perlu dikonsumsi adalah sayuran berwarnahijau seperti bayam, kangkung, daun singkong atau sayur berwarna kuning dan merah seperti wortel, tomat banyak mengandung vitamin A. Sementara kacang-kacangan yang baik dikonsumsi misalnya kacang panjang dan buncis.
Mengkonsumsi multivitamin tetap diperiukan pada saat berpuasa, khususnya tambahan zat besi sebagai zat penambah darah dan kalsium (lihattabel). Ibu menyusui perlu banyak minum untuk kebutuhan produksiASI. Makanan untuk ibu menyusui sebaiknya makan sayuran yangberkuah, seperti sayur bening atau sayur katuk.

v Mulai dengan yang manis
Setelah berpuasa selama kurang lebih 18 jam lamanya maka keadaan gula darah akan lebih rendah dari biasanya. Padahal, guladarah ini merupakan zat tenaga yang segera dapat digunakan. Makanan yang manis sangat baik dikonsumsi saat berbuka puasa untuk memperbaiki kadar gula darah yang turun dan mengganti cairan yang banyak berkurang. Mulailah dengan minuman manis dan makanan yang mengandung zat gula, dan mudah dicernakan, seperti buah-buahan, kolak, cendol, kurma, dan lain-lain yang manis.
Setelah mengkonsumsi makanan manis, biarkan dulu pencernaan istirahat beberapa saat. Hal ini penting supaya pencernaan tidak kaget dan ibu tidak kehilangan selera untuk mengkonsumsi makanan lain. Seusai shalat maghrib barulah kemudian mengkonsumsi menu utama. Untuk menjaga kestabilan porsi, ibu bisa mengatur sendiri tahapannya. Misalnya, susu diminum satu gelas sebelum tidur dan satu gelas menjelang imsak.
Jadi, tak ada halangan untuk kehilangan momen yang sangat berhargadi bulan Ramadhan ini untuk menjalankan ibadah puasa meski ibu sedang hamil atau menyusui. Namun, mengupayakan agar kehamilan dan proses menyusui tetap baik pun tetap perlu kita jaga. Allah swt pun tidak memberikan harga mati pada ibadah ini. Ada keringanan yang Allah swt berikan bila kondisinya tidak memungkinkan. Semoga Allah swt memberikan kemudahan bagi kitasemua.

Sabtu, 16 Januari 2010

Manfaat Susu Formula

Nur Syamsiah, seorang ibu bertanya:
Saya ibu dari dua orang anak. Putri pertama berusia 5 tahun dan putra kedua berusia 8 bulan. Saya sekarang bekerja di perusahaan swasta bagian produksi (bukan kantor). Jadi saya tidak bisa menabung ASI selama bekerja. Tapi bila di rumah saya full memberikan ASI.
Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan, yaitu: .
1. Samakah manfaat susu formula yang diseduh air matang dan dimasukan ke dalam botol dengan susu formula yang dicampur dengan makanan lain, seperti nasi tim atau biskuit?
2. Ada iklan TV yang menyebutkan satu produk susu formula yang mengandung kolostrum. Apa benar begitu, Bu? Bukankah kolostrum hanya ada pada 3-5 hari rnasa lahir bayi?

Produktivitas ASI Menurun

Seorang ibu yang bernama Mardhiah menanyakan:
Saya seorang ibu rumah tangga, punya bayi usia 3 bulan. Selama ini saya hanya memberikan ASI saja, tetapi saya rasakan produksi ASI semakin menurun. Payudara saya. sudah tidak terasa penuh lagi. Ketika saya perah, ASI yang keluar tidak banyak. Padahal saya ingin sekali memberikan ASI eksklusif dan menyusui sampai 2 tahun. Bagaimana caranya supaya produktivitas ASI kembali banyak?
Jawab
Ibu Mardhiah, di awal kehadiran bayi, atau pada 3 bulan pertama secara alami ASI akan di produksi berlebih sesuai dengan kebutuhan bayi untuk meningkatkan berat badannya. Bila ingin mengetahui apakah bayi sudah c'ukup minum ASI, kita bisa melakukan sebuah tes sederhana yaitu memeriksa apakah pipis bayi lebih dari 6 X dalam sehari. Bila iya, pertanda bahwa si bayi sudah cukup ASI. Namun, tes ini hanya berlaku bila bayi masih minum ASI saja, atau ASI Ekslusif.
Ibu Mardhiah harus percaya diri bahwa ASI-nya pasti cukup, karena dengan percaya diri dan tidak khawatir, maka produksi ASI tidak terganggu. Makanlah dengan gizi seimbang, perbanyak makan sayuran hijau atau makanan lain yang mengandung kalsium tinggi. Namun sebelumnya, rasa "percaya diri" bahwa ibu mampu dan ASI pasti cukup harus terus ditanamkan dalam hati. Semoga sukses memberikan ASI ekslusif dan meneruskan hingga 2 tahun.

Kiat Menyusui Anak di Tempat Umum

Kiat Menyusui Anak di Tempat Umum

Baju Berkancing Depan
Sebagai seorang muslimah kita diwajibkan untuk menutup aurat. Begitu juga saat menyusui di tempat umum. Kiat saat menyusui di tempat umum adalah:
1. Tidak menghadap ke arah orang yang ada di sekitar. Balikkan atau miringkan badan ke arah lain.
2. Selalu gunakan pakaian berkancing depan untuk memudahkan menyusui.
3. Gunakan jilbab yang agak panjang sehingga bisa digunakan sebagai penutup agar aurat tidak terlihat.
4. Usahakan anak merasa nyaman saat menyusui agar ia tidak bergerak-gerak yang menyebabkan terbukanya penutup tadi.
5. Setelah selesai menyusui, dahulukan mengulurkan jilbab, kemudian baru menutup kancing baju.
Kiat Kedua
Untuk memenuhi hak anak dalam menyusu, kapanpun dan dimanapun berada.
1. Biasakan anak untuk dapat menyusu dengan ditutup kerudung sejak bayi, sehingga anak tidak akan protes ketika kita tutupi saat menyusu di tempat umum.
2. Gunakan kerudung yang agak lebar dan tidak transparan yang dapat kita gunakan untuk menutupi saat menyusui.
3. Kenakan baju yang memudahkan kita menyusui, yaitu baju dengan kancing depan.
4. Hindari mengenakan baju yang susah dibuka. Karena bila anak tak sabar dia akan menangis dan menarik perhatian.
5. Cari tempat yang agak terpisah dari yang lain dan cukup tenang sehingga kita bisa lebih leluasa.

Kiat Ketiga
Berdasarkan pengalaman pribadi sebagai ibu, hendaknya diusahakan agar anak minum ASI dulu di rumah. Namun saat usahakan untuk:
1. Memakai baju dengan kancing depan.
2. Pakai jilbab longgar, sekurang-kurangnya bisa menutup dada.
3. Menggendong anak dengan kain (jarit, bahasa Jawa)
Dengan perlengkapan itu, saat anak minum ASI di tempat umum Radhiah tinggal menutupkan jilbab atau jarit ke atas kepalanya, sekaligus menutupi aurat.

Kiat Keempat
1. Pertama, perlu ditanamkan oleh para ibu bahwa ASI adalah makanan terbaik bayi dan menyusui begitu mulia dan dianjurkan Al-Quran.
2. Pakailah baju berkancing depan untuk mempermudah menyusui.
3. Pada acara, semisal resepsi atau pengajian, pilihlah tempat duduk yang memungkinkan untuk menyusui dan terhindar dari pandangan orang.
4. Bawa buku atau koran untuk menutupi saat menyusui. Selain nyaman, koran juga bisa melindungi bayi dari sinar matahari.
5. Bisa lebih mudah bila ibu menggunakan jilbab yang bisa dijadikan penutup saat menyusui.

Menyusui Anak dengan Benar

Seorang ibu yang bernama Hani menanyakan: Saya ibu rumah tangga berusia 30 tahun. Saya sedang hamil anak kedua. Apa ada kegunaan ASI selain sebagai makanan/minuman bayi. Karena ketika anak pertama masih bayi pernah matanya merah dan keluar kotoran berwarna putih. Oleh orang tua, saya disuruh mengobati dengan ditetesi ASI 3 kali sehari. Beberapa hari kemudian matanya sudah tidak merah dan tidak ada kotorannya lagi. Yang saya tanyakan apakah ASI dapat menyembuhkan sakit mata pada bayi atau hanya kepercayaan turun-menurun bukan obat yang sudah terbukti benar secara ilmu kesehatan ataukah ada halyang lain?
Bila ditanyakan apakah ASI bisa menyembuhkan mata pada bayi? Sampai sekarang belum ada penelitian ilmiah tentang hal ini. Namun mungkin saja ASI bisa menyembuhkan mengingat tingginya tingkat antibodi yang ada pada ASI.
Lain lagi dengan pertanyaan ibu Zulfa. Ia menanyakan: Saya ibu dari putra yang berumur 2 bulan dan masih memberinya ASI eksklusif.
1. Ada teman bilang jika memerah ASI dengan pompa bisa membuat "kapur ASI" pecah. Apa maksudnya. Bagaimana cara memerah dengan tangan?
2. Setelah memeras ASI, saya tak meyimpannya di freezer, karena memang kami belum punya, Berapa lama ASI tahan dalam suhu kamar?
3. Sebaiknya sekali perah berapa lama waktunya dan biasanya berapa banyak ASI yang didapatkan?
4. Jika bayi sudah 6 bulan, selain makanan tambahan dan ASI, perlukah dlberi susu formula?
5. Adakah makanan yang dipantang selama menyusui?
Mungkin ada baiknya jika Ibu bertanya kepada teman ibu, tentang apa yang dimaksudkan dengan "kapur ASI", Dalam manajamen laktasi, istilah ini tidak dikenal. Beberapa literatur mengungkapkan bahwa penggunaan pompa datam jangka panjang, dapat menyebabkan kerusakan jaringan payudara. Yang pasti, penggunaan pompa tidak dianjurkan terutama karena alasan kebersihan. Bentuk pompa yang berkelok-kelok, membuat kita suiit membersihkannya. Akibatnya, kotoran mungkin bertumpuk dan menjadi sarang bakteri. Jadi, ASI yang asalnya sudah steril mungkin menjadi tercemar oleh kotoran ini.
Memerah dengan tangan memang memerlukan keterampilan dan kesabaran yang lebih, tetapi kebersihannya lebih terjamin, dan lagi dapat menghasilkan jumlah susu yang lebih banyak. Dengan pemerahan tangan, biasanya diperlukan sekitar 3-5 menit hingga AS! keluar lancar. Ini berhubungan dengan proses hormon yang memang tidak bisa segera berproses.
Tips memerah dengan tangan :
a. Cuci tangan ibu dengan sabun
b. Bayangkan wajah bayi anda Ibu, untuk merangsang hormon yang mempengaruhi produksi susu.
c. Letakkan ibu jari di atas puting, berdekatan dengan tepi areola dan jari tengah serta telunjuk di bawah, berdekatan dengan tepi areola.
d. Tekankan bagian areola, kemudian dengan perlahan-lahan tekan ibu jari secara bersama, sambil sedikit ditarik.
e. Arahkan aliran ASt ke dalam gelas penampung yang bersih.
f. Ulang beberapa kali untuk mengosongkan payudara.
g. Perah setiap sisi payudara selama 5-10 menit secara bergilir.
Ibu yang sudah terampil, biasanya dapat memerah susu selama 15-20 menit dari tiap sisi payudara. Setelah berlatih selama 2 minggu, produksi sebetah payudara akan berktsar dari 70 -90 ml. ASI pada suhu kamar dapat bcrtahan 10-12 jam. Jika ada warna kecoklatan, jangan khawatir, karena itu adalah proses enzim biasa (browning).
Setetah 6 bulan, selain makanan pendamping, teruskan pemberian ASI (seperti anjuran Qur'an dan juga WHO). Susu formula sama sekali tidak diperlukan, karena ASI jauh lebih unggul dalam semua hat, termasuk nilai nutrist maupun kekebalan yang disediakan.
Tidak ada pantangan khusus, tetapi sebaiknya hindari makanan yang ekstrim seperti yang pedas atau berbau. Makanan yang seimbang dan bergizt, akan memenuhi kebutuhan ibu menyusui. Ingat 98% ibu bisa menyusui dengan sempurna, tergantung cara kita mengelola.

Cara Menyimpan ASI

Radhiah bekerja di perusahaan swasta dan sedang hamil 7 bulan, Radhiah berniat memberikan A5I eksklusif kepada anak Radhiah nanti. Bagaimana cara menyimpan ASI yang sudah diperas? Misalkan nanti ASI yang baru diperas ini dimasukkan dalam plastik kemudian diletakkan di kulkas di kantor. Lama perjalanan Radhiah menuju rumah sekitar 1 jam. Bagaimana kondisi ASI saat suhunya berubah selama di perjalananan? dan apakah masih layak diberikan pada bayi atau ada cara yang aman membawa ASI ini pulang ?
Itu semua ada solusianya! Para ibu bekerja tetap bisa sukses memberikan ASI ekslusif, dengan cara menabung ASI perahan. Sebaiknya menabung ASI dilakukan minimal 1 bulan sebelum kembali ke kantor. Ketika kembali ke kantor, tetaplah memerah ASI minimal 4 kali sehari. ASI perahan bisa disimpan dalam kantong plastik bersih sejenis plastik kiloan, lalu dibekukan dalam freezer di kantor untuk di bawa pulang. ASI yang dibekukan dapat bertahan selama 6 bulan.
Perubahan suhu selama perjalanan ke rumah bisa disiasati dengan menggunakan "cooler box" atau yang paling mudah menggunakan kotak stereofoam seperti yang digunakan abang sayur untuk menyimpan ikan jualan. Kotak ini tidak mahal, dan bisa menjadi alternatif pengganti termos untuk menjaga kondisi ASI tetap beku. Sampai di rumah, ASI langsung dimasukkan ke dalam freezer untuk penyimpanan.

Minum Madu dan Jamu

Ada beberapa kiat tradisional yang perlu dilakukan seorang ibu pasca bersalin:
1. Selalu menjaga kebersihan badan dan pakaian.
2. Makan makanan yang halal dan bergizi, seperti sayuran untuk memperlancar ASI serta istirahat yang cukup.
3. Biasakan minum madu sejak awal hamil sampai pasca melahirkan untuk menambah kekuatan dan kesehatan.
4. Minum jamu khusus ibu melahirkan.
5. Melakukan pijat yang dilakukan dukun bayi agar badan yang pegal-pegal terasa lebih enak.
6. Memakai bengkung (stagen panjang) untuk mengencangkan perut, setelah perut dioles ramuan kunyit, sedikit kapur sirih dan jeruk nipis.
7. Sehabis mandi, pakailah bedak dan lipstik/lipgloss tipis-tipis agar wajah terlihat segar, terutama di hadapan suami.

Bayi Tidur, Ibu Tidur

Setelah melahirkan, seorang wanita biasanya merasa lelah, tapi bahagia karena kehadiran buah hati. Sekalipun sibukdengan bayi, namun kita harus sempatkan waktu untuk mengurus diri sendiri, antara lain:
1. Jangan lupa memakai korset atau stagen (bengkung) untuk mengembalikan lingkar perut/pinggang seperti semula.
2. Mandi secara teratur.Tak lucu kalau badan terus-terusan bau ompol. Setelah mandi pakailah wewangian. 3.lstirahat yang cukup. Lupakan tetek bengek tugas untuk sementara. Saat bayi tidur, ikutlah beristirahat agar kesehatan terjaga.
3. Banyak makan sayur dan buah untuk menjaga daya tahan tubuh dan agar ASI lancar dan banyak.
4. Sempatkan waktu untuk olahraga ringan, misalnya berjalan-jalan sambil membawa bayi menikmati udara pagi dan sore.
5. Pakailah bedak dan lipstik sekedarnya di depan suami supaya terlihat lebih segar.

Kiat Merawat Diri Pasca Melahirkan

Jangan Takut Bergerak
Karena beratnya, perjuangan melahirkan dijanjikan surga oleh Allah. Namun, setelah melahirkan banyak wanita menghadapi masalah dengan perubahan tubuhnya. Sebenarnya tak perlu cemas, ibu bisa melakukan:
1. Berolahraga sejak gadis, saat hamil (senam hamil) dan setelah melahirkan (senam nifas).
2. Jangan takut untuk bergerak dan berjalan setelah melahirkan.
3. Memberikan ASI pada bayi, karena secara alami dapat mengembalikan rahim/uterus seperti semula. Perutpun tak terlalu bengkak lagi.
4. Jangan mengurut/memijat bagian perut atau rahim, karena akan menambah luka dalam rahim. Boleh saja memborehkan ramuan yang memberi efekdingin di kulit. Bila gatal, jangan digaruk karena akan mengakibatkan kulit perut terkelupas.
5. Memakai gurita dan stagen untuk mengencangkan perut.
6. Konsumsi sayuran dan air putih untuk menjaga kehalusan kulit.
7. Konsultasi secara rutin dengan dokter atau bidan.
Enjoy Saja
Pada umumnya wanita yang baru melahirkan bobot badannya jadi berlebih. Kerut-kerut di bagian tertentu pun timbul. Banyak wanita yang khawatir dengan hal ini. Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan agar wanita tetap cantik seusai melahirkan:
1. Memberikan ASI bagi bayi. Selain bermanfaat bagi bayi, ASI juga membantu ibu menurunkan berat badannya.
2. Minum ramuan tradisional khusus untuk ibu setelah melahirkan. Mudah didapatkan di konter/ toko jamu.
3. Untuk mengencangkan perut, ibu dapat membuat adonan yang terdiri dari kapur sirih, air jeruk nipis dan minyak angin. Oleskan ke atas perut, kemudian perut dan pinggang dibalut agak kencang dengan kain kemben.
4. Mengkonsumsi makanan bergizi agartubuh sehat dan bugar. Konsumsi suplemen bila perlu.
5. Tetap enjoy atas perubahan yang terjadi, sebab kekhawatiran yang berlebihan akan mempengaruhi penampilan.

Menyusui dengan Cukup ASI

Salah satu hal yang paling sering ditanyakan oleh para ibu-ibu adalah apakah ASI-nya cukup. Ironisnya, banyak ibu yang segera memutuskan berdasarkan kepercayaannya, dibandingkan dengan fakta objektif. Ketika bayi masih rewel setelah menyusui, banyak ibu segera menganggap bahwa bayinya masih lapar. Ini seringkali membuat tekad awal menyusui secara eksklusif hingga 6 bulan, menjadi gagal.
Menyusui adalah proses yang tampaknya sederhana, tetapi sebenarnya melibatkan proses yang sangat rumit dan mengagumkan. Ada berbagai tahap yang harus dipahami ibu untuk memahami kerumitan proses ini.
Pada 1-2 hari pertama, setelah melahirkan, payudara akan terasa mengeras dan kemungkinan ASI yang berwarna putih normal belum tampak. Pada periode ini, cairan dari payudara berwarna agak kekuningan, karena mengandung ko lost rum atau antibodi yang sangat tinggi. Walaupun ASI belum terasa "mengalir deras", bayi harus selalu disusui, karena hisapan bayi akan merangsang produksi ASI. Semakin sering dihisap, semakin banyak produksi ASI.
Pada hari-hari selanjutnya, hingga 6 atau 8 minggu, jika ibu menyusui secara ekslusif, ibu mungkin akan merasa bahwa payudaranya penuh< Pada keadaan ini, sebenarnya yang terjadi adalati payudara sedang melakukan "tes" kebutuhan bayi. Artinya, payudara akan cenderung berproduksi berlebih, sampai kemudian bayi menentukan kebutuhannya sendiri.
Pada periode di atas 8 minggu, biasanya ibu dan bayi sama-sama sudah terampil dalam proses menyusui. Di sini, karena bayi terus menyusui, ibu akan mulai merasa bahwa kadang-kadang payudaranya terasa tidak sepenuh minggu-minggu sebelumnya. Dianggapnya, ASI nya sudah tidak cukup lagi. Padahal yang terjadi adalah, pada saat ini bayi sudah menentukan jumlah ASI sesuai dengan kebutuhannya. Karenanya kelenjar susu dalam payudara akan memproduksi ASI persis sebanyak kebutuhan bayi.
Beberapa hal dibawah ini penting untuk mengetahui apakah ASI sudah cukup.
1. Air seni; bayi yang mendapat ASI cukup akan buang air kecil setidaknya 6 kali dalam 24 jam. (Untuk memonitor dengan baik, disarankan agar bayi memakai popok kain)
2. Cara menyusu bayi: bibir bayi menutup 2/3 areola (lingkar hitam sekitar payudara); bibir membuka ke arah luar (dower).
3. Jika mungkin bayi masih rewel saat tanda-tanda kecukupan ASI sudah terpenuhi, coba cari penyebab lain seperti popok yang basah, hawa yang tidak nyaman atau baju basah dan sebagainya. Dan yang paling penting, ibu dan ayah harus sama-sama terus berkomitmen dan tetap PD memberi ASI. Ini adalah salah satu investasi terbaik untuk masa depan gemilang.

Manfaat ASI

"Ingat ya, berikan ASI ekslusif" Demikian pesan seorang sahabat kepada Radhiah yang saat itu sedang mengandung. Pertama kali Radhiah mendengar mengenai ASI, Radhiah hanya bisa garuk-garuk kepala. Maklum saja, ini pengalaman pertama bagi Radhiah hamil. Sahabat Radhiah pun kemudian menjelaskan dengan panjang lebar mengenai ASI, khususnya ASI ekslusif.
ASI Ekslusif yaitu pemberian hanya ASI kepada bayi selama 6 bulan pertama. Berkali-kali Radhiah bertanya kepada sahabat Radhiah, "Sungguh hanya ASI? Sampai 6 bulan?" Itu lah keraguan yang seringkali juga dirasakan oleh para ibu muda, termasuk diri Radhiah sendiri. Bagaimana mungkin hanya minum ASI saja selama 6 bulan pertama? Jawabannya, bisa!.
Syukur alhamdullilah, Radhiah berhasil dan sukses memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan kepada kedua anak Radhiah, walaupun Radhiah harus kembali ke kantor setelah cuti melahirkan 3 bulan. Sebelum Radhiah kembali ke kantor, Radhiah rajin menabung ASI untuk kebutuhan anak Radhiah selama ditinggal ke kantor. Di kantor pun, Radhiah tetap memerah ASI untuk dibawa pulang. Radhiah terus menabung sampai anak Radhiah berusiagenap 1 tahun. Tidak hanya itu, Radhiah pun sempat menyusui dua anaknya pada masa yang bersamaan atau sering disebut dengan istilah "tandem nursing".
Saat mengetahui bahwa Radhiah hamil lagi, anak pertama Radhiah, Bening, baru berusia 11 bulan. Radhiah bingung sekali. Radhiah ingin sekali terus menyusuij Bening, hingga ia berusia 2 tahun namun khawatir akan mempengaruhi perkembangan janin. Banyak orang menyarankan Radhiah untuk segera menyapih Bening. Tapi hati Radhiah gundah. Radhiah merasa bersalah bila pemberian ASI nya distop, karena antibodi pada ASI setelah usia anak 1 tahun, akan kembali meningkat. Akhirnya Radhiah berdoa dan menguatkan tekad untuk terus memberikan ASI walaupun Radhiah dalam kondisi hamil. Bahkan pada malam sebelum Radhiah melahirkan, Bening masih menyusu sebelum tidur sampai pukul 11.00 malam. Keesokan harinya, pukul 06.00 pagi anak kedua Radhiah, Maulana lahir. Alhamdullillah ia lahir dengan selamat tanpa kurang sesuatu apa pun.
Sungguh tepat bila ASI disebut sebagai makanan ajaib. Bagaimana tidak, ketika pagi hari Radhiah melahirkan anak kedua, maka komposisi ASI pun langsung berubah menyesuaikan kebutuhan anak yang baru lahir, Subhanallah. ASI pun kembali mengandung Colostrum yang mengandung antibodi 17 kali dibanding antibodi pada ASI biasa, juga segala manfaat lainnya.
Saat adiknya lahir, Bening baru berusia 18 bulan, Radhiah pun kembali ragu, apakah harus berhenti menyusui Bening? Mana mungkin Radhiah menyusui 2 anak? Bagaimana kalau ASI Radhiah tidak cukup untuk Maulana? Kurang 6 bulan lagi, Bening genap 2 tahun. Kemudian Radhiah ingat, bahwa ASI akan terus diproduksi sesuai dengan jumlah ASI yang dikeluarkan. Jadi, bila kedua anak Radhiah menyusui 1000 ml, insya Allah, 1000 ml juga yang akan diproduksi.
Akhirnya Radhiah pun meneguhkan tekad untuk melakukan "tandem nursing" atau menyusui tandem. Dan alhamdullilah, Radhiah bisa! Radhiah berhasil menyusui keduanya dan subhanallah, ASI Radhiah selalu cukup untuk mereka berdua.
Radhiah akui, tekad untuk terus memberikan ASI memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan komitmen yang tinggi dan niat hati yang kuat. Apalagi saat kita harus menghadapi godaan dan pendapat miring orang-orang di sekitar yang meragukan kehebatan ASI. Namun bagi Radhiah, pemberian ASI merupakan investasi kesehatan kepada anak-anak Radhiah, maka Radhiah

Lindungi Anak dari TBC

Lindungi Anak dari TBC


Jika tak diobati secara tuntas, bakteri TBC tak cuma betah bersarang di paru-paru. Tapi juga akan menyebar sampai ke organ vital tubuh, seperti ginjal, hati dan otak.
Tuberkulosis atau lebih dikenal dengan Tb atau / TBC disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis yang bersumber pada penderita TBC dan mycobacterium bovis yang terdapat pada susu sapi yang tidak dipasteurisasi. Kedua tipe kuman ini dapat menimbulkan penyakit TBC pada manusia dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Jumlah penderita TBC masih sangat tinggi di Indonesia. Menurut Koalisi untuk Indonesia Sehat, setiap tahun ada sekitar 500.000 kasus baru TBC. Dari jumlah itu, sebanyak 425 penderita meninggal setiap harinya.
Dr Tri Lestari, SpA, dokter spesialis anak di RSIA Hermina Depok, mengatakan bahwa jumlah penderita TBC yang tinggi itu menyebabkan anak-anak dalam keadaan rentan. Sebab, anak biasanya tertular TBC melalui kontak yang berulang dengan penderita dewasa. "Penularan itu terjadi melalui percikan ludah atau batuk si penderita lalu masuk ke saluran napas si anak," tutur dr Tri: Itulah mengapa pemberantasan TBC pada orang dewasa menjadi sangat penting
Sebenarnya tubuh manusia sudah memiliki sistem pertahanan yang dapat mencegah timbulnya penyakit TBC dan penyakit lainnya. Namun, kadang daya tahan tubuh manusia mengalami kelemahan, misalnya karena sedang menderita penyakit lain, sedang mengalami kondisi gizi yang buruk, atau karena mengidap HIV di mana daya tahan tubuh menurun drastis. Maka, penambahan penderita AIDS juga akan meningkatkan jumlah penderita TBC
Bagian tubuh yang paling sering terserang adalah jaringan paru-paru, setelah itu bakteri akan merambah jaringan usus, kulit, hidung, amandel, telinga, selaput otak, tulang dan sebagainya. Paru-paru paling sering terserang karena penularan bakteri ini terjadi melalui udara.
Menurut dr Tri, memastikan anak mengidap TBC secara tepat memang sulit. Kesulitan itu terjadi karena penemuan kuman mycobacterium TBC pada anak tidak mudah. Inilah yang sering membuat dokter terlalu cepat (over) atau terlambat (under) mendiagnosis TBC.
Overdiagnosis artinya dokter terlalu berlebihan atau terlalu cepat mendiagnosis bahwa seorang anak itu menderita TBC. Underdiagnosis artinya penegakan diagnosis TBC terlambat karena kemiripan gejala TBC dengan penyakit lainnya.
Overdiagnosis dan oyertreafmenf. sering terjadi pada anak yang menderita alergi karena gejala dan keluhan alergi hampir sama dengan gejala TBC. Overdiagnosis TBC mengundang konsekuensi yang tidak ringan, karena si anak harus mengonsumsi 2 atau 3 obat sekaligus selama minimal 6 bulan, bahkan kadang diberikan lebih lama apabila dokter tidak menemukan adanya perbaikan klinis. Padahal obat TBC berisiko merusakhati, syaraf pendengaran, dan organ tubuh lainnya.
Karena mendiagnosis TBC pada anak amat sulit dan konsekuensi pengobatannya yang berat itulah, maka bila kita ragu, sebaiknya anak kita bawa berkonsultasi ke dokter spesialis paru-paru.
Bila terdapat gejala-gejala yang mencurigakan ke arah TBC, seperti demam di sore atau malam hari sampai berkeringat, lemah dan tidak nafsu makan, batuk berkepanjangan atau terdapat pembengkakan kelenjar getah bening, sebaiknya si anak segera kita ajak mengunjungi dokter untuk memastikan diagnosisnya.
Biasanya dokter akan melakukan tes mantoux atau uji tuberkulin dengan menyuntikkan zat tuberkulin dan dilihat hasilnya dalam waktu dua sampai tiga hari. Bila di daerah suntikan timbul benjolan berwarna merah dengan diameter tertentu dan terasa agak gatal, kemungkinan si anak terinfeksi TBC. Apalagi bila foto rontgen paru-paru menunjukkan adanya vlek atau infiltrat.
Pemeriksaan dahak sebenarnya juga bisa dilakukan, tapi ini sulit dilakukan pada anak kecil. Sebab, mengeluarkan dahak adalah pekerjaan yang susah buat anak kecil. Di samping itu, hasil pemeriksaannya juga kurang member! kepastian.
Bila hasil tes mantoux dan foto rontgen paru mendukung adanya penyakit TBC pada anak, maka anak itu harus me'ndapatkan pengobatan anti-TBC.
Pengobatan TBC membutuhkan kepatuhan serta kedisiplinan tinggi. Penderita harus meminum obat secara terus-menerus dan tidak boleh terputus. Biasanya, paling sedikit ada dua macam obat yang harus diminum selama enam bulan. Selain itu, selama pengobatan sebaiknya juga dilakukan kontrol setiap bulannya untuk menilai respons penderita terhadap obat dan kemungkinan efek samping obat.
Kepada penderita yang masih anak-anak, biasanya akan diberikan obat anti-TBC selama 2-3 bulan dan dilihat perkembangannya. Kalau membaik, misalnya berat badannya bertambah, nafsu makan bertambah, atau jadi jarang sakit, dokter biasanya yakin bahwa anak positif TBC. Setelah itu, pengobatan diteruskan untuk mencegah jangan sampai TBC kambuh lagi atau berkembang menjadi penyakit TBC yang lebih parah.
Akan tetapi, jika kondisi anak masih buruk setelah 3 bulan diberi obat anti TBC, ada dua kemungkinan, yaitu anak negatif TBC atau adanya multi-drugs resistance TBC (kebal terhadap obat TBC/MDR TBC). Ini biasanya terjadi bila penderita tidak teratur meminum obat. Biasanya begitu merasa sudah agak enak badan, penderita langsung berhenti meminum obat. Akibatnya, kuman jadi kebal terhadap obat.
Jika ini yang terjadi, si kecil sebaiknya dirujuk ke RS atau dokter spesialis untuk diamati lebih intensif. Dalam beberapa tahun terakhir, sudah mulai tampak tendensi peningkatan MDR berbarengan dengan banyaknya kasusTBC dewasa.
Imunisasi BCG perlu diberikan segera setelah bayi lahir bila sang ibu atau anggota keluarga di sekitarnya menderita TBC, Namun bila tidak ada anggota keluarga yang terkena, imunisasi BCG dapat diberikan sesuai dengan jadwal yang diberikan posyandu atau puskesmas, yaitu pada usia dua bulan.
Di Indonesia, vaksin BCG diberikan sedini mungkin setelah anak lahir mengingat prevalensi TBC di Indonesia masih tinggi sedangkan kekebalan terhadap penyakit ini tidak diturunkan dari ibu.
Memang imunisasi BCG tidak seratus persen menjamin anak akan terbebas dari kemungkinan tertular penyakit ini. Daya vaksin BCG untuk mencegah TBC hanya 20 persen. Namun, imunisasi tetap perlu diberikan untuk memperkecil peluang tertular dan meringankan gejalanya.
Karena manfaat vaksin BCG untuk pencegahan penyakit tuberkulosis pada anak rendah, maka pencegahan utamanya adalah dengan jangan melakukan kontak dengan penderita TBC dewasa. Namun, ibu yang terkena TBC tetap boleh menyusui bayinya. "Karena, kalau ibu itu kena TBC, berarti ia sudah punya antibodi TBC. Nah, antibodi itu akan ditansfer kepada si anak lewat ASI. Jadi, si anak malah jadi kebal," tutur dr Tri. Hal yang tidak kalah penting yang bisa kita lakukan untuk melawan TBC adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh, misalnya dengan beristirahat yang cukup, memakan makanan bergizi tinggi, dan menjaga kebersit\an lingkungan.
Sinar matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang memadai cukup ampuh untuk memperlemah bahkan membunuh bakteri TBC di sekitar kita. Ayo, lindungi anak-anak kita dari TBC.

Anggur untuk Ibu Melahirkan

Sudah menjadi kebiasaan di kampung, sehabis melahirkan, si ibu biasanya akan disuruh meminum jamu secara teratur. Di antara yang wajib dan harus rutin diminum itu adatah jamu yang biasa disebut sebagai anggur khusus untuk ibu yang baru melahirkan. Anggur itu berwarna gelap, berbau agak menyengat, dikemas di dalam botol kaca seperti botol kecap, ada masa kadaluwarsanya tapi tak ada penjelasan apa kandungan sebenarnya. Mudah-mudahan Anda mungkin juga pernah melihat jamu atau anggur tersebut. Nah, apa sebenarnya kandungan jamu atau anggur buat ibu yang baru melahirkan itu? Apakah ia juga mengandung alkohol dan haram untuk dikonsumsi?
Produk jamu atau anggur yang ditanyakan memang cukup dikenal oleh ibu-ibu. Peredaran produk tersebut kelihatannya juga cukup luas. Dengan demikian, jumlah ibu-ibu yang mengonsumsinya diperkirakan cukup banyak.
Produk jamu atau obat komersial yang dikemas dan dijual bebas seharusnya diberi label yang memadai sehingga konsumen mendapatkan keterangan yang lengkap. Keterangan yang harus terdapat pada label jamu atau obat adalah nama produk, kegunaan, cara penggunaan, komposisi bahan atau komponen aktifnya, berat atau isi bersih, masa kadaluwarsa, kontraindikasi, serta nama dan alamat produsen.
Produk jamu atau anggur yang tidak mencantumkan keterangan yang memadai. Hal ini dapat menjadi indikasi bahwa produk tersebut kemungkinan tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kandungan jamu atau anggur tersebut sulit untuk diketahui hanya dengan mengamati produknya. Meskipun demikian, berdasarkan baunya, kemungkinan jamu atau anggur tersebut memang mengandung alkohol. Alkohol ini berasal dari anggur (minuman keras) yang menjadi salah satu bahan utama produk jamu tersebut. Minuman anggur tergolong khamr dan statusnya haram. Dengan demikian, jamu atau anggur khusus untuk ibu yang baru melahirkan itu seharusnya dihindari untuk dikonsumsi.
Beberapa waktu lalu BPOM telah menemukan banyak obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras yang membahayakan kesehatan. Obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat keras tersebut dijual secara bebas di kios obat dan pasar tradisional. Obat-obatan tradisional tersebut tidak terdaftar di BPOM. Berdasarkan kasus ini sebaiknya kita berhati-hati jika akan mengonsumsi obat tradisional.

Jumat, 15 Januari 2010

Kekuatan Do'a

DO’A MASUK PASAR
Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda: “Barangsiapa masuk pasar, lalu membaca do’a:
(( لاَ اِلَـهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يَحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ))
“Tiada sembahan yang hak selain Allah. Tiada sekutu bagiNya. Hanya milikNya segala kerajaan dan puji. Yang Menghidupkan dan Mematikan. Dia Maha Hidup dan tidak mati. Di TanganNya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu’.
Niscaya ditulis baginya sejuta kebaikan, dihapus dari-nya sejuta keburukan, diangkat baginya sejuta derajat, dan dibangunkan untuknya rumah di Surga.” (HR. Imam Ahmad dan periwayat lainnya, dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam kitab Shahih Al-Jani’, No. 6107).

DO’A ISTIKHARAH
Jabir  berkata, “Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam mengajarkan kepada kita istikharah dalam segala urusan sebagaimana beliau menga-jarkan surat-surat Al-Qur’an. Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda:
(( إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيْضَةِ ثُمَّ لْيَقُلْ: اَللَّهُمَّ اِنِّى أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ، اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ (أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِيْ وَآجِلِهِ) فَاقْدَرْهُ لِى ويَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَ اْلأَمْرَ شَرٌّ لِى فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ (أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِيْ وَآجِلِهِ) فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِيْ بِهِ (قَالَ وَيُسَمِّيْ حَاجَتَهُ) ))
“Apabila salah seorang dari kamu menghendaki sesuatu maka hendaklah shalat dua raka’at kemudian berdo’a: ‘Ya Allah, dengan ilmuMu sungguh aku memohon agar diberikan kemampuan. Aku memohon kepadaMu sebagi-an anugerahMu yang agung, karena sesungguhnya Eng-kaulah yang Maha Kuasa, aku tidak. Engkaulah yang mengetahui, aku tidak. Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa hal itu baik untukku dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan agamaku, kehidupan-ku dan akhir urusanku (baik untuk saya dalam urusan yang sekarang maupun yang akan datang), maka tak-dirkanlah untukku dan mudahkanlah bagiku, kemudian berkahilah hal itu bagiku. Dan apabila Engkau menge-tahui bahwa sesungguhnya hal itu buruk bagiku dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan agamaku, ke-hidupanku dan akhir urusanku, maka hindarkanlah hal itu dariku dan hindarkanlah aku dari hal itu, dan takdir-kanlah bagiku apapun yang baik, kemudian jadikanlah aku orang yang rela padanya.” Hendaklah pada waktu menyebut hal itu disebutkan keperluannya. (HR. Al-Bukha-ri).
Perlu diketahui bahwa shalat dua raka’at tersebut harus dilakukan oleh orang yang bersangkutan sendiri, seperti obat diminum sendiri oleh orang yang sakit, dengan keyakinan bahwa Allah pasti akan memberi petunjuk kepada kebaikan. Sebagai tanda bahwa hal itu baik ialah ia mudah menda-patkan sebab-sebab pelaksanaannya.
Hindarilah cara bid’ah dalam istikharah, yaitu yang ber-sandar kepada mimpi-mimpi dan perhitungan nama kedua calon mempelai, atau lain-lainnya yang tidak ada dasarnya dari agama.

DO’A UNTUK MENYEMBUHKAN PENYAKIT
1. Letakkan tangan pada anggota badan yang sakit dan bacalah basmalah tiga kali, kemudian membaca do’a di bawah ini tujuh kali.
(( أَعُوْذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّمَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ ))
“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan segala sesuatu yang aku temui dan aku takuti.” (HR. Muslim).
2. (( اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِقَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا ))
“Ya Allah, Tuhan Manusia, hilangkanlah kesusahan dan sembuhkanlah. Engkau Dzat yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dariMu kesem-buhan yang tidak meninggalkan rasa sakit.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
3. (( أَعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ ))
“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sem-purna dari segala setan dan binatang yang berbisa dan dari segala mata yang jahat.” (HR. Al-Bukhari).
4. Barangsiapa mengunjungi orang sakit yang belum me-ninggal, lalu membaca do’a ini di sisinya sebanyak tujuh kali:
(( أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ ))
“Aku mohon kepada Allah yang Mahaagung, Tuhan ‘Arsy yang Agung, kesembuhan untukmu.”
Maka Allah menyembuhkannya. (HR. Al-Hakim, shahih).
5. Barangsiapa melihat orang tertimpa kesusahan, lalu membaca do’a:
(( اَلْحَمْدُ لِلَّـهِ عَافَانِيْ مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِيْ عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً ))
“Segala puji bagi Allah yang menjagaku dari kesusahan yang menimpamu dan menjadikanku lebih utama dari-pada makhluk lain.” Maka orang tersebut terhindar dari kesusahan/penyakit.” (HR. At-Tirmidzi).
6. Malaikat Jibril datang kepada Nabi  dan bertanya: “Hai Muhammad, apakah Anda sakit?” Rasulullah menjawab: “Ya”. Lalu Jibril membaca do’a:
(( بِسْمِ اللهِ اَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ يُؤْذِيْكَ، وَمِنْ شَرِّكُلِّ نَفْسٍ وَعَيْنٍ، بِسْمِ اللهِ اَرْقِيْكَ، وَاللهُ يَشْفِيْكَ ))
“Dengan nama Allah aku mengobatimu dari segala pe-nyakit yang menimpamu, dari kejahatan segala jiwa dan mata. Dengan nama Allah aku mengobatimu. Dan Allah-lah yang menyembuhkannya.” (HR. Muslim).
7. Bacalah surat Al-Fatihah dan surat Al-Mu’awidzatain kemudian mohonkan kesembuhan kepada Allah saja. Berdo’a dan berobatlah. Di samping itu, bersedekahlah kepada orang-orang fakir agar Anda sembuh dengan izin Allah.
8. Seorang Muslim hendaklah menggunakan madu, habbah sauda’ (jintan hitam) dan meminum air zamzam. Itu semua adalah obat mujarab yang dapat menyembuh-kan dari segala penyakit.

DO’A BEPERGIAN DAN NAIK KENDARAAN
1. Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang akan beper-gian hendaklah berkata kepada yang ditinggalkan:
(( أَسْتَوْدِعُكُمُ اللهَ الَّذِيْ لاَ تَضِيْعُ وَدَائِعُهُ ))
‘Kumohonkan untukmu penjagaan Allah yang tidak sia-sia penjagaanNya’.” (HR. Ahmad, hasan).
2. Orang yang akan bepergian dido’akan:
(( زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَلَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ ))
“Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengam-puni dosamu, dan memudahkan segala kebaikan bagimu di mana pun berada.” (HR. At-Tirmidzi).
3. Apabila Anda naik mobil atau pesawat terbang atau ken-daraan lain bacalah:
(( بِسْمِ اللهِ الْحَمْدُ لِلَّـهِ سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّا اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ، اَلْحَمْدُ لِلَّـهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّـهِ، اَلْحَمْدُ لِلَّـهِ، اللَّـهُ اَكْبَرُ، اَللَّـهُ اَكْبَرُ، اَللَّـهُ اَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ ))
“Aku pergi dengan nama Allah dan segala puji bagiNya. Maha Suci Tuhan yang menundukkan kendaraan ini untuk kami dan tidak ada daya bagi kami untuk menun-dukkannya dan hanya kepada Allah kami kembali, kemu-dian membaca Alhamdulillah tiga kali, Allahu Akbar tiga kali. Maha Suci Engkau Ya Allah, sungguh aku telah menganiaya diriku sendiri, berilah aku ampunan. Sung-guh tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. At-Tirmidzi, hasan shahih).
4. (( أَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اَللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِى اْلأَهْلِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَابَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلِبِ فِى الْمَالِ وَاْلأَهْلِ ))
“Ya Allah, kami mohon kepadaMu semoga dalam perjalanan ini Engkau berikan ketaatan, ketakwaan dan amal yang diridhai. Ya Allah, dekatkanlah jarak per-jalanan ini, Engkau temanku dalam perjalanan ini dan Engkaulah sebagai pengganti yang melindungi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kesusahan bepergian ini, dari pemandangan yang menyakitkan dan dari kepulangan yang sial dalam harta dan keluarga.” (HR. Muslim).
5. Ketika pulang hendaknya membaca do’a tersebut di atas ditambah do’a di bawah ini:
(( آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ ))
“Semoga kami kembali dalam keadaan selamat dan kepada Tuhan kami mengabdi serta kepadaNya kami memuji.”

DO’A MUSTAJAB (DO’A YANG DITERIMA ALLAH)
1. Apabila Anda ingin sukses dalam ujian atau pekerjaan bacalah do’a di bawah ini:
سَمِعَ رَسُوْلُ اللهِ  رَجُلاً يَقُوْلُ: اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِأَنِيْ أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ اِلَـهَ أَنْتَ اْلأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِيْ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدُ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدُ.
“Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam mendengar seorang laki-laki berdo’a: ‘Ya Allah, Sungguh aku bermohon kepadaMu dengan ber-saksi bahwa Engkau Allah, tiada Tuhan yang berhak di-sembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, yang segala sesuatu bergantung kepadaMu, yang tidak melahirkan dan tidak pula dilahiran dan tidak ada sesuatu pun yang sama denganNya.”
Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam kemudian bersabda:
(( وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَقَدْ سَأَلَ اللهِ بِاسْمِهِ اْلأَعْظَمِ الَّذِيْ إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى ))
“Demi Allah yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh orang itu telah berdo’a dengan namaNya Yang Maha Agung, yang apabila Ia dimohon dengan nama tersebut pasti Ia mengabulkannya, dan apabila diminta pasti Ia memberi.” (HR. Ahmad yang dinilai hasan oleh At-Tirmidzi).
2. Do’a Nabi Yunus (Dzinnun) pada waktu beliau di dalam perut ikan seperti di bawah ini:
(( إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ ))
“Tidak ada Tuhan yang hak kecuali Engkau, Mahasuci Engkau, sungguh aku telah termasuk golongan orang zhalim.”
Tidak seorang Muslim pun yang memohon dengan do’a tersebut kecuali Allah mengabulkannya (HR. Imam Ahmad, shahih).
3. Harus melaksanakan hal-hal yang menyebabkan sukses yaitu berusaha dengan sungguh-sungguh dan berdo’a.


DO’A ORANG YANG KEHILANGAN
Ibnu Umar c ditanya tentang do’a untuk menemukan sesuatu yang hilang, ia menjawab: “Hendaknya orang itu mengambil air wudhu lalu shalat dua raka’at kemudian membaca syahadat lalu berdo’a dengan do’a ini:
(( اَللَّهُمَّ رَادَّ الضَّالَّةِ هَادِيَ الضَّلاَلَةَ تَهْدِيْ مِنَ الضَّلاَلِ رُدَّ عَلَيَّ ضَالَّتِيْ بِقُدْرَتِكَ وَسُلْطَانِكَ فَإِنَّهَا مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ ))
“Ya Allah, Dzat yang mengembalikan barang hilang, yang menunjukkan kesesatan, semoga Engkau menunjuk-kan kesesatan ini. Kembalikan Ya Allah dengan kekuasa-an dan kekuatanMu barangku yang hilang dariku, karena sesungguhnya itu adalah anugerah dan pemberianMu.” (Al-Baihaqi menyebut hadits ini mauquf yang juga disebut hasan).

DO’A-DO’A DARI AL-QUR’ANUL KARIM:

“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami dan jangan Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang beriman. Ya Tuhan kami, sesung-guhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penya-yang.” (Al-Hasyr: 10).

ILAHI, HANYA ENGKAULAH YANG MAHA PENOLONG



يَا مَنْ يَرَى مَافِى الضَّمِيْرِ وَيَسْمَعُ * أَنْتَ اَلْمُعَدُّ لِكُلِّ مَا يُتَوَقَّعُ
“Wahai Dzat Yang Maha Melihat dan Maha Mendengar apa yang ada dalam hati, Engkau adalah tempat persediaan sesuatu yang diharapkan.”
يَا مَنْ يُرَجَّى لِلشَّدَائِدِ كُلَّهَا * يَا مَنْ اِلَيْهِ الْمُشِبْتَكَى وَالْمَفْزَعُ
“Wahai Tuhan yang diharapkan untuk menghilangkan segala kesusahan, wahai Dzat yang menjadi tempat mengadu dan berlindung.”
يَا مَنْ خَزَائِنُ رِزْقِهِ فِى قَوْلِ كُنْ * أُمْنُنْ فَإِنَّ الْخَيْرَ عِنْدَكَ أَجْمَعُ
“Wahai Dzat yang gudang rizkiNya berada pada firmanNya ‘Kun’, berilah anugerah karena sesungguhnya segala kebaikan terhimpun pada sisiMu.”
مَالِيْ سِوَى فَقْرِيْ إِلَيْكَ وَسِيْلَةُ * فَبِالإِفْتِقَارِ إِلَيْكَ فَقْرِيْ أَدْفَعُ
“Tidak ada bagiku perantara kecuali keperluanku padaMu. Ya Allah, karena keperluanku kepadaMu itu aku dapat memenuhi keperluanku.”
مَالِيْ سِوَى قَرْعِيْ لِبَابِكَ حِيْلَةٌ * فَلَئِنْ رُدِدْتُ فَأَيَّ بَابٍ أَقْرَعُ
“Tidak ada bagiku alasan kecuali aku mengetuk pintuMu. Sekiranya aku ditolak, pintu mana lagi yang harus kuketuk.”
وَمِنَ الَّذِيْ أَدْعُوْ وَأَهْتِفْ بِاسْمِهِ * إِنْ كَانَ فَضْلُكَ عَنْ فَقِيْرِكَ يُمْنَعَ
“Dan kepada siapakah aku memohon dan memanggil dengan namanya apabila karuniaMu terhalang dari keperluanku kepadaMu.”
حَاشَا لِجُوْدِكَ أَنْ تُقَنَّطَ عَاصِيَا * اَلْفَضْلُ أَجْزَلُ وَالْمَوَاهِبُ أَوْسَعُ
“Mustahil Ya Allah jika karena kemurahanMu Engkau memutuskan harapan orang yang berbuat maksiat, sebab anugerahMu lebih besar dan pemberianMu lebih banyak.”
Mudah-mudahan shalawat dan salam dilimpahkan kepada Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan keluarganya, yaitu orang-orang yang membawa Al-Qur’an sebagai cahaya yang bersinar.

ISLAM AGAMA TERPILIH

ISLAM MENGANGKAT DERAJAT WANITA
Islam memuliakan wanita dengan jalan menjadikan mere-ka sebagai pendidik generasi mendatang dan menggantung-kan baik atau buruknya umat kepadanya. Islam mewajibkan wanita menutup aurat untuk menyelamatkan mereka dari tangan-tangan jahil dan menghindarkan masyarakat dari ekses-ekses negatif. Perlu ditambahkan bahwa yang demi-kian itu menciptakan rasa kasih sayang antara suami isteri. Sebab laki-laki yang melihat perempuan yang lebih cantik daripada isterinya dapat menimbulkan gangguan yang bisa berakibat perceraian.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin agar meng-ulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demi-kian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Al-Ahzab: 59).
1. Anne Bizan, tokoh wanita internasional berkata: “Seringkali datang menghinggapi fikiran saya bahwa wanita dalam naungan Islam lebih merdeka (bebas) daripada di agama-agama lain. Sebab Islam lebih banyak menjaga hak-hak wanita jika dibandingkan dengan agama lain yang melarang poligami. Demikian pula ajaran Islam lebih adil bagi wanita dan lebih menjamin kebebasannya. Sedang wanita di Inggris tidak memperoleh hak milik kecuali sejak 20 tahun yang lalu saja, padahal Islam telah menentukan hak milik bagi wanita sejak datangnya agama Islam yang pertama sekali. Adalah omong kosong kalau dikatakan Islam menganggap wanita sebagai orang yang tidak bernyawa.”
2. Ia juga berkata: “Bila kita timbang secara adil maka poli-gami secara Islam, yang menjaga, melindungi, memberi makan, pakaian dan perhatian kepada wanita adalah lebih baik daripada prostitusi ala Barat yang membolehkan laki-laki melampiaskan syahwatnya pada wanita kemu-dian wanita itu dibuang di jalanan.
3. Franzoa Sagan, seorang Orientalis berkata: “Hai wanita Timur, ketahuilah bahwa orang yang memanggil namamu dan mengajakmu beremansipasi dengan laki-laki sebenar-nya adalah orang-orang yang menertawakan dan menge-jekmu, karena mereka menertawakan kami sebelum ka-mu.”
4. Fon Harmer berkata: “Menutup aurat bagi wanita adalah alat untuk menjaga kehormatannya serta martabat yang didambakannya.”

SEBAGIAN PENDAPAT PARA ORIENTALIS TEN-TANG ISLAM
Filosof Bernard Show berkata: “Sesungguhnya aku me-nyimpan segala penghargaan terhadap agama Muhammad karena kevitalannya yang menakjubkan. Ia adalah satu-satu-nya agama yang mempunyai kekuatan hebat karena sesuai dengan jalan hidup yang senantiasa berubah-ubah, dan dapat diterapkan di semua masa. Aku sungguh telah mempelajari kehidupan lelaki yang sangat mengagumkan itu. Seharusnya ia diberi gelar “Penyelamat Manusia”, yang sama sekali tidak bertentangan dengan Isa Al-Masih. Saya yakin kalau orang seperti dia diberi kesempatan memimpin dunia mo-dern ini pasti dia diberi taufik dalam memecahkan segala kesulitan, yang dapat membawa dunia ini kepada kebaha-giaan, tenteram dan damai yang sangat didambakan umat manusia dewasa ini. Sungguh saya mempunyai ramalan bah-wa di masa mendatang orang Eropa akan menerima ajaran Muhammad ini dan sekarang hal itu sudah mulai terjadi.”

KISAH MASUK ISLAMNYA SEORANG AMERIKA
Di Amerika Serikat banyak orang yang sedang mem-bahas tentang jalan hidup baru. Ada yang cenderung kepada jalan hidup yang digariskan Islam, ada yang memilih cara hidup yang digariskan oleh agama Kristen, Budha atau Hindu. Kesimpulan mereka adalah perlu adanya jalan yang dibimbing oleh Tuhan. Tetapi di sana sedikit sekali orang yang dapat menjelaskan bahwa Islam merupakan jalan yang dipilihkan Allah untuk kita.
1. Semula perhatianku kucurahkan untuk mempelajari agama Budha sehingga saya ingin menjadi pendeta Budha. Setelah saya membandingkan agama itu di suatu perguruan tinggi, perhatian saya tertuju kepada Islam. Setelah selesai di perguruan tinggi saya belajar di negeri Belanda bersama dua orang teman. Satu dari teman itu adalah mahasiswa dari Yordan dan yang satu lagi dari Jerman. Yang kedua ini sudah agak tua dan mempunyai kedudukan terhormat. Ia sudah 30 tahun mencurahkan hidupnya di negeri Belanda untuk Allah. Akibat pengaruh dua teman inilah saya masuk Islam tanpa memperhatikan kebaikan dan efeknya, bahkan saya merasa puas dan mengakui bahwa Muhammad Shallallaahu Alaihi wa Salam sebe-narnya adalah utusan Allah dan apabila saya berpaling dari perintah Allah dan utusanNya maka Allah juga berpaling dari saya.
2. Lima tahun dari umurku yang terakhir ini saya habis-kan di Amerika dan sebagiannya di Arab, sehingga sampai-lah saya pada suatu kesimpulan bahwa saya cinta dan meng-hargai agama Islam. Saya mengambil pelajaran daripadanya mengenai bagaimana agama Islam ini menggambarkan kehidupan manusia dan menjadikannya suatu kehidupan yang suci dan penuh barakah.
Sungguh suatu tragedi yang sangat menyedihkan jika saya melihat banyak di antara umat Islam yang sudah hilang kepercayaannya terhadap Islam, di mana rakyat dan peme-rintahnya membebek Amerika dan negara-negara Barat. Se-mentara orang-orang Amerika dan orang Barat sendiri telah putus asa dan kecewa terhadap tradisi, peraturan dan keper-cayaan mereka. Berjuta-juta orang di dunia ingin meniru dan mengambil pelajaran dari sana, padahal berjuta-juta orang Amerika mengakui bahwa negara dan rakyat mereka makin hari makin buruk dan semakin hancur, bahkan mereka mengharapkan agar negaranya cepat hancur.
3. Sebagian oramg Islam Amerika memang ada yang kuat imannya, terutama mereka yang pindah dari agama lain. Namun demikian kita masih sangat memerlukan tambahan pengetahuan tentang Islam. Kita sering mengerjakan amal yang kuang tepat, bahkan kadang-kadang perbuatan yang berbahaya yang semuanya memakai merek Islam atau atas nama Islam.
Di samping itu memang sedikit sekali rakyat Amerika yang mengenal dan mengerti bagaimana memberikan petunjuk kepada saudara-saudara mereka. Begitu pula karena sedikitnya orang Islam yang mempraktekkan ajaran Islam dalam kehidupan bemasyarakat. Sedikit pula orang yang mau pergi ke Amerika untuk berda’wah menyebarkan Islam, meluruskan dan membangun masyarakat atas dasar yang benar. Karena terus terang bahwa masyarakat Islam yang ada di dunia sekarang ini sebenarnya belum mengerjakan agama Islam sebagaimana mestinya. Masih banyak da’i-da’i muslim yang datang ke Amerika bukan untuk berda’wah dan memperkokoh agama.
4. Akhirnya saya mengharap mudah-mudahan kira-kira sepuluh tahun mendatang mahasiswa-mahasiswa sudah mempunyai pandangan yang luas tentang pusat-pusat kebu-dayaan Islam yang asli. Begitu juga saya mengharapkan semoga mereka di sana mendapat dukungan kuat sehingga dapat melakukan berbagai kegiatan sesuai perintah Allah.
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

GADIS AMERIKA MEMELUK AGAMA ISLAM
Hajar adalah nama baru bagi Yamila, seorang gadis Ame-rika umur 23 tahun, mahasiswi Missouri University, Columbia, jurusan Ilmu Sosial. Dua tahun yang lalu ia mulai mem-pelajari “Apa hakikat Islam itu”. Masalah ini baginya adalah masalah sulit yang belum pernah dijumpai di Amerika yang materialistis itu. Setelah dua tahun mendalami Islam ia memproklamirkan dirinya memeluk agama Islam dan mengubah namanya Yamila menjadi Hajar. Ia mencintai nama itu karena ada hubungannya dengan Islam.
Hajar menceritakan pengalamannya demikian: “Sudah la-ma timbul pertanyaan dalam hati saya tentang alam ini, ek-sistensi dan kehidupan dalam alam ini. Untuk mendapatkan jawaban ini secara filosofis, sungguh telah membuat saya kurus”, katanya. “Karena saya sewaktu mempelajari kebu-dayaan Amerika tidak mendapatkan jawaban yang memuas-kan mengenai hal itu.”
Saya sebenarnya sudah pernah mendengar tentang agama Islam tetapi gambarannya belum jelas dalam hatiku, bahkan gambaran yang saya dapati malah jelek. Saya menduga Islam adalah agama pemisah antara laki-laki dan perempuan dan berdiri di atas kebengisan dan kekerasan. Demikianlah saya belum juga mengerti tentang hakikat Islam. Setelah saya menekuninya barulah saya mengetahui tentang kesu-cian Islam dan mengerti bahwa ia adalah agama yang menentang kekuatan materialis. Dari sejak itulah saya lebih giat lagi mempelajarinya walaupun terasa sangat berat, karena di sana tidak ada buku-buku berbahasa Inggris yang menjelaskan Islam secara benar. Hal ini bukan penghalang bagi saya sebab saya memang sudah cinta kepada Islam dan saya yakin benar bahwa Islam adalah agama yang adil dan obyektif, yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sendiri. Demi-kian terus menerus saya fahami dan saya bertambah sadar yang akhirnya atas petunjuk Allah Subhanahu wa Ta'ala saya memeluk agama Islam.

Hajar Melakukan Da’wah Islamiyah
Setelah Hajar memeluk Islam ia bekerja sungguh-sung-guh untuk menyebarkan Islam, karena ia sadar bahwa tugas-nya sekarang adalah berjuang membela dan menegakkan Islam serta menyampaikan da’wah Islamiyah kepada orang-orang Amerika. Mereka menjadi bodoh tentang Islam karena ulah musuh-musuh Islam yang dengki yang memberikan gambaran jelek tentang Islam.
Islam sungguh-sungguh telah mengubah keadaan Hajar secara total. Kalau dulu sebelum masuk Islam ia hidup seperti gadis-gadis Amerika lain, bermain-main dan meng-hibur diri, kini ia menjadi orang yang patuh kepada ajaran dan norma-norma Islam. Hal ini terbukti dalam ucapannya yaitu:
“Sesungguhnya tujuanku yang pokok ialah berjuang membela Islam dan memerangi Kapitalis, kezhaliman, keja-hatan serta segala keburukan. Saya yakin bahwa Islam adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan manusia dari bahaya perang, kelaparan dan nyanyian.”
Ketika ditanya mengapa hanya Islam yang menjadi pe-nyelamat manusia, ia menjawab: “Karena hanya Islam yang mampu menyajikan pemecahan problema dunia sekarang ini, baik dari sudut sosial maupun politik. Karena ia adalah peraturan hidup yang utuh yang mempunyai keseimbangan antara tuntunan rohani dan jasmani tanpa ada kekurangan.
Sungguh aku telah mendapatkan jawaban secara filosofis di dalam Islam yang dulu pertanyaan-pertanyaan itu mem-buatku gelisah sampai tidak bisa tidur nyenyak.
Dan Hajar pada waktu berbicara tentang Islam yakin benar atas kebenaran apa yang diucapkannya. Bahkan ka-dang-kadang ia mengutarakan istilah-istilah Islam dengan bahasa Arab. Pada pokoknya ia benar-benar mengerti bahwa Islam adalah peraturan hidup yang multi kompleks, bukan hanya untuk ibadah saja.
Ajaran jihad dalam Islam menurut Hajar merupakan yang paling penting dan paling diperlukan umat Islam pada saat sekarang ini. Sejak memeluk Islam ia mengubah cara hidup-nya. Ia memakai busana Muslimah dan melaksanakan shalat lima waktu. Ia berusaha keras untuk menghafal ayat Al-Qur’an agar mampu melaksanakan shalat secara lebih sem-purna.
Suatu hal yang wajar kalau ia menghadapi hambatan dari keluarga dan rekan-rekannya. Namun hal itu dianggapnya sebagai hal yang ringan saja. Ia mengatakan: “Dalam rangka menjalankan kepercayaanku, segala rintangan kuanggap ringan dan itu adalah wajar bagi seorang musliim. Sebelum-nya juga memang sudah banyak terjadi orang muslim disiksa, akan tetapi mereka tetap dalam Islam. Demikian pula saya, tidak ada yang saya pedulikan kecuali bahwa saya adalah muslim.”
Kegiatan Hajar tidak terbatas dalam segi sosial dan aga-ma saja. Ia juga aktif dalam bidang politik dan beranggapan bahwa ada hak yang adil bagi bangsa Palestina Muslim. Karena itu ia selalu memberikan ceramah tentang penin-dasan dan penganiayaan terhadap bangsa Palestina.
Hajar memang gadis tunggal yang tiada duanya. Ia se-orang gadis berkulit putih yang mengubah profesinya men-jadi da’iyah Islamiyah yang membela urusan bangsa Pales-tina, padahal ia hidup di tengah-tengah masyarakat yang tidak mau mendengarkan omongannya, namun ia tidak go-yah dan tidak bosan. Tugas da’wahnya secara umum dituju-kan kepada segenap umat Islam dan secara khusus ditujukan kepada bangsa Arab.
“Wahai bangsa Arab, kalau kamu menyinari semua umat manusia janganlah kamu lemah mengahadapi Israil dan an-tek-anteknya yang telah merampas bumimu yang suci itu.”

ORANG-ORANG MU’MIN ITU BERSAUDARA

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu dan bertakwa-lah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (Al-Hujurat: 10).
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka…” (Al-Fath: 29).

JADILAH KAMU SEKALIAN HAMBA ALLAH YANG BERSAUDARA
Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda:
(( لاَ تَحَاسَدُوْا وَلاَ تَبَاغَضُوْا وَلاَ تَحَسَّسُوْا وَلاَ تَنَافَسُوْا وَلاَ تَجَسَّسُوْا وَلاَ تَنَاجَشُوْا وَلاَ تَهَاجَرُوْا وَلاَ تَدَابَرُوْا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا كَمَا أَمْرَكُمْ، الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ وَلاَ يَخْذُلُهُ وَلاَ يَحْقِرُهُ، اَلتَّقْوَى هَاهُنَا التَّقْوَى هَاهُنَا وَيُشِيْرُ إِلَى صَدْرِهِ، بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَعِرْضُهُ وَمَالُهُ، إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ، إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَـكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ ))
“Janganlah kamu saling menghasut, saling membenci, saling mengintip rahasia, saling mencari keburukan, sa-ling menawar lebih tinggi dengan maksud agar orang lain menawar lebih tinggi, saling memutuskan hubungan, saling bermusuhan, jangan jual beli yang satu mengganggu jual beli yang lain. Jadilah kamu sekalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang diperintahkan Allah. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menganiaya, tidak boleh menelantarkannya dan tidak boleh menghinanya. Takwa ada disini, takwa ada disini, kata Rasulullah sambil menunjuk dadanya. Cukup merupakan kejelekan seseorang apabila menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain adalah haram darahnya, kehormatannya dan hartanya. Hati-hatilah bersangka buruk, karena sesungguhnya bersangka buruk adalah omongan yang paling dusta. Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk dan hartamu, tetapi Ia melihat hati dan perbuatanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

HADITS-HADITS NABI Shallallaahu alaihi wa Sallam ANG ORANG ISLAM
(( اَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ ))
1. “Orang Islam sejati adalah yang orang-orang Islam lain-nya selamat dari ucapan dan perbuatannya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
(( سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوْقٌ وَقِتَالُهُ كُفْرٌ ))
2. “Mencaci orang Islam adalah kefasikan dan membunuh-nya adalah kekafiran.” (HR. Al-Bukhari).
(( غَطِّ فَخِذَكَ فَإِنَّ فَخِذَ الرَّجُلِ مِنْ عَوْرَتِهِ ))
3. “Tutuplah pahamu, karena sesungguhnya paha seorang laki-laki termasuk auratnya.” (HR. Ahmad, shahih).
(( لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَلاَ اللَّعَّانِ وَلاَ الْفَاحِشِ وَلاَ الْبَذِيِّ ))
4. “Bukan orang mukmin yang sempurna, yang suka men-cemarkan kehormatan, mengutuk, buruk akhlak dan yang berbicara kotor.” (HR. Muslim).
(( مَنْ حَمَلَ عَلَيْنَا السَّلاَحَ فَلَيْسَ مِنَّا ))
5. “Barangsiapa mengangkat senjata untuk menyerang kita, maka ia bukan golongan kita.” (HR. Muslim).
(( وَمَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنَّا ))
“Barangsiapa menipu maka ia bukan golongan kita.” (HR. At-Tirmidzi).
(( مَنْ يُحْرَمُ الرِّفْقَ يُحْرَمُ الْخَيْرَ كُلَّهُ ))
6. “Barangsiapa tertutup dari kelemahlembutan maka ia tertutup dari segala kebaikan.” (HR. Muslim).
(( مَنْ اَحَبَّ أَنْ يَتَمَثَّلَ لَهُ النَّاسُ قِيَامًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ ))
7. “Barangsiapa senang manusia berdiri untuk menghor-matinya maka hendaknya ia mengambil tempat di Nera-ka.” (HR. Ahmad).
(( لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِى ))
8. “Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam mengutuk orang yang memberi dan mene-rima suap.” (HR. At-Tirmidzi).
(( مَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ اْلإِزَارِ فَفِى النَّارِ ))
9. “Kain yang lebih rendah (melebihi) mata kaki, maka masuk Neraka.” (HR. Al-Bukhari).
(( إِذَا قَالَ الرَّجُلُ لأَخِيْهِ يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا ))
10. “Apabila seseorang berkata kepada saudaranya: ‘Ya kafir’ maka salah satu di antara mereka ada yang menjadi kafir.” (HR. Al-Bukhari).
(( لاَ تَقُوْلُوْا لِلْمُنَافِقِ سَيِّدُنَا فَإِنَّهُ إِنْ يَكُ سَيِّدَكُمْ فَقَدْ أَسْخَطْتُمْ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ ))
11. “Janganlah kamu berkata kepada orang munafik ‘Sayyiduna’ (tuan kami) karena apabila ia ternyata menjadi tuan bagimu, maka kamu berarti telah membuat murka Tuhan Yang Maha Perkasa dan Agung.” (HR. Ahmad).
(( لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِى ظَاهِرِيْنَ عَلَى الْحَقِّ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ ))
12. “Masih ada sekelompok dari umatku yang selalu me-nang dalam menegakkan kebenaran. Mereka tak perduli dengan orang-orang yang menghinakan mereka sehingga datang perintah Allah (hari Kiamat). (HR. Muslim).

AMALKAN AJARAN ISLAM

CAMKANLAH HADITS-HADITS BERIKUT INI:
1. “Tidak akan datang hari Kiamat sehingga orang-orang Islam memerangi dan membunuh orang-orang Yahudi.” (HR. Muslim).
2. “Barangsiapa berperang dengan tujuan agar agama Allah berjaya di dunia, maka ia berperang di jalan Allah”. (HR. Al-Bukhari).
3. “Barangsiapa mencari keridhaan manusia dengan perbuatan yang dimurkai Allah, maka Allah akan membiarkan dan menyerahkan orang itu kepada mereka.” (HR. At-Tirmidzi).
4. “Barangsiapa meninggal dalam keadaan musyrik maka ia akan masuk Neraka.” (HR. Al-Bukhari).
5. “Barangsiapa menyembunyikan ilmunya maka Allah akan memasang sumbu api pada dirinya.” (HR. Ahmad).
6. “Barangsiapa bermain gundu (sejenis judi) maka se-akan-akan ia telah mencelupkan tangannya ke dalam daging dan darah babi.” (HR. Muslim).
7. “Bermula Islam itu asing dan kelak akan kembali asing seperti semula. Maka berbahagialah orang-orang yang asing, yaitu orang yang melestarikan sunnahku yang sudah dirusak oleh manusia.” (HR. Muslim dan At-Tirmidzi).
8. “Maka berbahagialah orang-orang yang asing, yaitu orang-orang shalih yang hidup di tengah orang banyak yang busuk perangainya, di mana orang yang menyalahi mereka lebih banyak daripada orang yang menuruti mereka.” (HR. Ahmad).
9. “Tidak boleh taat kepada pemimpin dalam hal maksiat kepada Allah karena kewajiban taat hanya dalam urusan yang baik.” (HR. Al-Bukhari).
10. “Tanda-tanda orang munafik ada tiga yaitu: apabila berbicara ia bohong, apabila berjanji ia ingkar dan apa-bila diberi amanat ia khianat.” (HR. Al-Bukhari-Muslim).


KERJAKANLAH APA YANG DIAJARKAN RASULULLAH Shallallaahu alaihi wa Sallam DAMU
1. “Allah melaknat wanita yang mencabut rambut alis mata dan wanita yang minta dicabuti rambut aslinya yang mengubah-ubah ciptaan Allah.” (Muttafaq alaih).
2. “Wanita yang berpakaian tetapi sebenarnya telanjang untuk mencari perhatian laki-laki, yang melenggok-lenggokkan tubuhnya, yang kepalanya seperti punuk onta, mereka itu tidak akan masuk Surga.” (HR. Muslim).
3. “Bertakwalah kepada Allah dan ambillah yang baik dalam mencari rizki (ambil yang halal dan tinggalkan yang haram).” (HR. Hakim).
4. “Rendahkanlah suaramu dalam berdzikir dan berdo’a, karena kamu tidak memohon kepada Tuhan yang tuli dan tidak ada.” (HR. Muslim).
5. “Orang yang paling pedih musibahnya di dunia ini ialah para Nabi kemudian orang-orang shalih.” (HR. Ibnu Majah).
6. “Sambunglah kembali persaudaraanmu terhadap orang yang memutuskan hubungan denganmu, berbuat baiklah kepada orang yang berbuat buruk terhadapmu dan kata-kanlah yang hak itu sekalipun akan merugikan dirimu sendiri.” (HR. Ibnu An-Najjar).
7. “Celakalah orang yang memperbudak dirinya kepada uang dan harta. Apabila ia diberi harta ia puas dan apabila tidak diberi ia mengeluh.” (HR. Al-Bukhari).
8. “Maukah kamu saya beritahu tentang sesuatu yang apabila kamu kerjakan kamu akan saling menyayangi? Bu-dayakanlah ucapan salam di antaramu.” (HR. Muslim).
9. “Hiduplah kamu di dunia ini seperti orang asing atau orang yang sedang mengadakan perjalanan.” (HR. Muslim).
10. “Barangsiapa mencari keridhaan Allah dengan resiko ia akan dibenci oleh manusia, Allah akan menyelamatkan ia dari segala beban manusia.”
11. “Janganlah seseorang menyuruh berdiri orang lain kemudian ia duduk di tempat orang itu, tetapi lapang-kanlah tempat duduk itu, sehingga ia dapat duduk tanpa memindahkan orang lain.” (HR. Muslim).
12. “Apa yang memabukkan jika banyak, maka sedikitnya pun adalah haram hukumnya.” (HR. Abu Daud dan periwa-yat lainnya, shahih).

Posisi Mujtahid

PARA MUJTAHID BERPEGANG PADA HADITS
Setiap imam empat melakukan ijtihad sesuai dengan hadits yang telah sampai kepadanya. Maka terjadinya perbedaan pendapat antara mereka bisa jadi dikarenakan ada imam yang sudah mendengar hadits tertentu, sementara imam yang lain belum mendengar hadits tersebut. Hal itu disebabkan hadits-hadits waktu itu belum ditulis dan para penghafal hadits telah berpencar-pencar. Ada yang di Hijaz, Syam, Irak, Mesir dan di negeri-negeri Islam lainnya. Mere-ka hidup di suatu zaman di mana transportasi sangat sulit. Untuk itu kita lihat Imam Syafi’i telah meninggalkan penda-patnya yang lama ketika pindah ke Mesir dari Irak dan mem-perhatikan hadits-hadits yang baru didengar.
Ketika kita melihat Imam Syafi’i berpendapat bahwa wudhu’ bisa batal karena menyentuh wanita sedangkan Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa hal itu tidak membatalkan wudhu’, maka kita harus kembali kepada hadits Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
“Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang se-suatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari Kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (An-Nisaa’: 59).
Karena kebenaran tidak mungkin lebih dari satu, sehing-ga tidak mungkin hukum menyentuh wanita itu membatal-kan wudhu’ dan tidak membatalkannya. Padahal Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan beliau adalah sebaik-baik penafsir Al-Qur’an pernah menepiskan Aisyah dengan tangannya dan memegang kaki Aisyah, padahal beliau sedang shalat. (HR. Al-Bukhari).
Jika Imam Syafi’i mendengar hadits ini atau jika hadits tersebut dianggap shahih, maka ia tidak akan mengatakan bahwa wudhu’ batal karena menyentuh lain jenis, sebagai-mana ia telah mengatakan: “Jika suatu hadits itu shahih maka itulah madzhab saya.”
Dan kita juga tidak diperintahkan kecuali mengikuti Al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah dan keterangan-kete-rangan Rasulullah dengan hadits-hadits shahihnya, sebagai-mana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin se-lainNya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran da-ripadanya.” (Al-A’raf: 3).
Maka seorang muslim yang mendengarkan hadits shahih tidak boleh menolaknya, karena hal itu bertentangan dengan madzhab Imam Syafi’i. Para Imam madzhab telah melaku-kan ijma’ untuk mengambil hadits shahih dan meninggalkan setiap pendapat yang bertentangan dengan hadits shahih tersebut.
Akibat dari fanatisme madzhab tentang batalnya wudhu’ karena menyentuh wanita telah menyebabkan orang asing mengambil gambaran yang jelek tentang Islam. Salah se-orang penduduk Makkah menceritakan kepada saya bahwa ia pernah membaca suatu majalah di Jerman yang menulis suatu judul dengan tulisan yang menyolok: “Islam meng-anggap wanita sebagai sesuatu yang najis seperti halnya anjing.” Mereka mengatakan demikian setelah mendengar bahwa orang-orang Islam mencuci tangannya jika menyen-tuh wanita, sehingga mereka memahami bahwa wanita ada-lah najis. Padahal jika mereka mengetahui bahwa Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam pernah mencium seorang istrinya kemudian langsung shalat tanpa wudhu’ tentu tidak akan mengatakan perkataan pedas tersebut yang justru bukan dari Islam. Fanatisme mad-zhab yang serupa telah membuat tabir antara orang kafir dan Islam melihat wanita sebagai sesuatu yang najis seperti najisnya anjing.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah v menyebutkan dalam bukunya “Raf’ul Malaam ‘Anil A’immatil A’laam” hal-hal yang baik tentang para Imam tersebut dan barang-siapa yang salah di antara mereka akan mendapat satu pahala dan jika benar akan mendapat dua pahala, dan itu dilakukan setelah berijtihad. Semoga Allah mengasihi para Imam dan mem-berinya pahala.

BEBERAPA PENDAPAT IMAM MADZHAB TENTANG HADITS
Berikut ini disebutkan beberapa pendapat Imam madzhab yang dapat menjelaskan kebenaran kepada para pengikut mereka:
Imam Abu Hanifah, yang ajaran-ajaran fiqihnya men-jadi pijakan orang, berkata:
1. Tidak boleh seseorang mengambil pendapat kami sebe-lum mengetahui dari mana kami mengambilnya.
2. Haram bagi yang tidak mengetahui dalil saya kemudian memberi fatwa dengan kata-kata saya, karena saya adalah manusia biasa, yang sekarang bicara sesuatu dan besok tidak bicara itu lagi.
3. Jika saya mengucapkan pendapat yang bertentangan dengan Al-Qur’an serta hadits Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam maka tinggalkanlah perkataan saya.
4. Ibnu Abidin berkata dalam bukunya: “Jika hadits itu shahih dan bertentangan dengan madzhab, maka hadits-lah yang dipakai dan itulah madzhabnya. Dan dengan mengikuti hadits itu, tidak berarti penganutnya telah keluar dari pengikut Hanafi. Diriwayatkan dari Abu Hanifah bahwa beliau pernah berkata: “Jika hadits itu benar maka itulah madzhab saya.”

Imam Malik, Imam penduduk Madinah, berkata:
1. Sesungguhnya saya adalah manusia biasa yang bisa salah dan bisa benar. Maka perhatikan secara kritis pendapatku, yang sesuai dengan kitab dan sunnah ambillah, dan setiap pendapat yang tidak sesuai dengan kitab dan sunnah tinggalkanlah.
2. Setiap orang sesudah Nabi bisa diambil ucapannya dan bisa ditinggalkan, kecuali Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam .

Imam Syafi’i dari keluarga Ahli Bait, berkata:
1. Setiap orang ada yang pendapatnya sesuai dengan sunnah Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan ada yang tidak sesuai. Jika saya berkata dengan suatu pendapat atau berdasarkan sesuatu pendapat dari Rasulullah tapi kenyataannya bertentangan dengan ucapan Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam, maka pendapat yang benar adalah ucapan Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan itulah pendapat saya.
2. Orang-orang Islam telah melakukan ijma’ bahwa barang-siapa yang jelas mempunyai dalil berupa sunnah Rasulullah maka tidak dihalalkan bagi seorang pun mening-galkannya karena ucapan orang lain.
3. Jika kamu mendapatkan hal-hal yang bertentangan de-ngan sunnah Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dalam buku saya maka ikuti-lah ucapan Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan itulah pendapat saya juga.
4. Jika suatu hadits itu shahih maka itulah madzhab saya.
5. Beliau berkata kepada Imam Ahmad bin Hambal: “Anda lebih pandai dari saya tentang hadits dan keadaan para periwayat hadits, jika anda tahu bahwa sesuatu hadits itu shahih maka beritahukanlah kepada saya sehingga saya akan berpendapat dengan hadits itu.”
6. Setiap masalah, yang mempunyai dasar hadits shahih me-nurut para ahli hadits, dan bertentangan dengan pendapat saya maka saya akan kembali pada hadits tersebut selama hidup atau sesudah mati.

Imam Ahmad bin Hambal, Imam para pengikut Ahli Sunnah, berkata:
1. Jangan engkau bertaklid kepadaku atau Imam Syafi’i atau Imam Auza’i atau Imam Ats-Tsaury tapi ambillah dari mana asal mereka mengambil.
2. Barangsiapa menolak hadits Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam, maka ia bera-da di tepi kehancuran.

Sekitar Hukum-Hukum Agama

1. Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala tentang ucapan setan:
“…dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubah.” (An-Nisaa’: 119).
Dan mencukur jenggot adalah mengubah ciptaan Allah dan taat kepada setan.
2. Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

“…dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka teri-malah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka ting-galkanlah.” (Al-Hasyr: 7).
Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam telah memerintahkan untuk memelihara jenggot dan melarang mencukurnya.
3. Sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
“Cukurlah kumis dan panjangkanlah jenggot, berbeda-lah dengan orang-orang Majusi.” (HR. Muslim).
4. Sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
“Sepuluh perkara termasuk fitrah, yatu: mencukur kumis, memelihara jenggot, memakai siwak, memasukkan air ke dalam hidung (ketika berwudhu), memotong kuku…” (HR. Muslim).
Memelihara jenggot adalah termasuk fitrah, tidak boleh mencukurnya.
5. Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita. (HR. Al-Bukhari).
Mencukur jenggot adalah tindakan menyerupai wanita, dan terancam laknat dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.
6. Sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
“…Akan tetapi Tuhanku memerintahkan kepadaku agar memelihara jenggotku dan mencukur kumisku.” (HR. Ibnu Jarir, hasan).
Memelihara jenggot adalah perintah Allah dan Rasul-Nya. Hukumnya wajib, karena Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan para sahabatnya senantiasa melakukan demikian. Di samping itu, disebutkan dalam hadits tentang adanya larangan untuk mencukurnya.
7. Tidak boleh mencukur atau mencabut rambut yang berada di pipi, karena itu termasuk jenggot, sebagaimana di-sebutkan dalam kitab Al-Qamus.
8. Secara medis, terbukti bahwa jenggot merupakan pelin-dung amandel dari stroke matahari, sedang mencukurnya bisa membahayakan kulit.
9. Jenggot adalah hiasan bagi kaum lelaki yang diciptakan Allah baginya, agar berbeda dengan kaum wanita. Kare-nanya, tatkala seorang laki-laki yang mencukur jenggot-nya masuk menemui isterinya pada malam pengantin, berpalinglah si isteri dan tidak tertarik dengan penam-pilannya yang tidak seperti ketika dilihatnya sebelum itu. Ada ibu-ibu yang bertanya kepada seorang wanita: Mengapa anda memilih seorang suami yang berjenggot? Jawabnya: Karena aku kawin dengan seorang pria dan bukan dengan seorang wanita.
10. Mencukur jenggot termasuk perbuatan mungkar dan harus dilarang, berdasarkan sabda Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam:
“Barangsiapa di antara kamu melihat suatu kemung-karan maka hendaklah ia mengubah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mam-pu maka dengan hatinya dan inilah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim).
11. Penulis bertanya kepada seorang laki-laki yang men-cukur jenggotnya: “Apakah anda mencintai Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam? Jawabnya: “Ya, amat mencintainya.” Maka kata Penulis kepadanya: “Rasulullah telah bersabda: “Peliharalah jenggot…” Dan orang yang mencintai Rasulullah apakah akan mematuhinya atau menyalahinya?” Jawabnya: “Akan mematuhinya.” Dia pun berjanji akan memelihara jenggotnya.”
12. Apabila Anda ditentang oleh isteri Anda dalam meme-lihara jenggot, maka katakanlah kepadanya: “Aku adalah seorang Muslim, takut kalau mendurhakai Allah.” Dan berikan kepadanya suatu hadiah serta sebutkan kepadanya sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
“Tidak boleh taat kepada seorang makhluk dengan men-durhakai (bermaksiat) kepada Al-Khaliq.” (HR. Imam Ah-mad, shahih).


HUKUM NYANYIAN DAN MUSIK DALAM ISLAM
1. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Dan di antara manusia ada yang mempergunakan per-kataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan.” (Lukman: 6).
Kebanyakan ahli tafsir mengatakan bahwa yang dimaksud dengan “Lahwal Hadits” ialah nyanyian. Hasan Al-Basri berkata bahwa ayat tersebut turun dalam menjelaskan soal nyanyian dan seruling.
2. Firman Allah:
“Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakan suaramu.” (Al-Israa’: 64).
Yang dimaksud dengan shaut ialah nyanyian dan seruling.
3. Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda:
(( لَيَكُوْنَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّوْنَ الْحِرَّ وَالْحَرِيْرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِف ))
“Nanti pasti ada beberapa kelompok dari umatku yang menganggap bahwa zina, sutra, arak dan musik hukum-nya halal (padahal itu semua hukumnya haram).” (HR. Al-Bukhari dan Abu Daud).
“Al-Ma’azif” adalah sesuatu yang bersuara merdu seperti kecapi, seruling, genderang, rebana dan lain-lain. Lonceng pun termasuk “ma’azif”. Sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
(( الْجَرَسُ مَزَامِيْرُ الشَّيَاطِيْنَ ))
“Lonceng adalah seruling setan.” (HR. Muslim).
Hadits ini manyatakan tentang makruhnya lonceng disebabkan suaranya. Dahulu, mereka menggantungkannya pada leher binatang. Dan sebab makruhnya, juga karena suaranya serupa dengan lonceng yang dipakai orang Nasrani. Sebagai gantinya, mungkin bisa menggunakan suara bel.
Diriwayatkan dari Imam Syafi’i dalam kitab Al-Qadha’ bahwa nyanyian adalah sia-sia yang hukumnya dibenci (ti-dak diperbolehkan) karena menyerupai barang bathil, siapa yang memperbanyaknya adalah jahil dan tidak diterima per-saksiannya.

BAHAYA NYANYIAN DAN MUSIK
Islam tidak melarang sesuatu kecuali karena bahaya yang ditimbulkan. Dalam nyanyian dan musik terdapat bahaya seperti yang dikemukakan oleh Ibnu Taimiyah sebagai beri-kut:
1. Musik bagi jiwa seperti arak, bahkan bisa menimbulkan bahaya yang lebih hebat daripada arak itu sendiri. Apa-bila seseorang mabuk akibat suara maka ia ditimpa pe-nyakit syirik, karena sudah condong kepada hal-hal yang keji dan penganiayaan. Kemudian menjadi musyriklah dia lalu membunuh orang yang diharamkan Allah dan berbuat zina. Ketiga perbuatan itu sering terjadi pada para pendengar musik, nyanyian dan sejenisnya.
2. Adapun syirik sering terjadi, misalnya karena cinta kepa-da penyanyinya melebihi cinta kepada Allah.
3. Adapun hal-hal yang keji karena nyanyian bisa menjadi penyebab perbuatan zina, bahkan merupakan penyebab terbesar untuk menjerumuskan orang ke jurang kekejian. Orang laki-laki maupun perempuan, para remaja yang semula sangat patuh kepada agama, setelah mereka men-dengarkan nyanyian dan musik, menjadi rusak jiwa mere-ka serta mudah melakukan perbuatan keji.
4. Peristiwa pembunuhan juga sering terjadi di arena per-tunjukan musik. Ini disebabkan karena ada kekuatan yang mendorong berbuat demikian, sebab mereka datang ke tempat itu bersama setan. Maka, siapa yang setannya lebih kuat, ia akan membunuh orang lain.
5. Mendengarkan nyanyian dan musik tidak ada manfaatnya untuk jiwa dan tidak mendatangkan kemashlatan. Bahkan kerusakannya lebih besar daripada manfaatnya. Nyanyian dan musik terhadap jiwa seperti arak terhadap badan yang dapat membuat orang mabuk. Bahkan mabuk yang ditimbulkan oleh musik dan nyanyian lebih besar dari-pada mabuk yang ditimbulkan oleh arak.
6. Setan-setan merasuki mereka dan membawa mereka masuk ke dalam api. Ada seseorang di antara mereka membawa besi panas lalu diletakkan di atas badan atau lidah-nya. Hal ini hanya terjadi di arena musik dan tidak akan terjadi di jamaah shalat atau pembaca Al-Qur’an, karena perbuatan shalat dan membaca Al-Qur’an adalah ibadah sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad Shallallaahu Alaihi wa Salam yang dapat mengusir setan, kebalikan dari perbuatan syirik yang bisa mengundang setan.

HAKEKAT MENUSUK DIRI DENGAN BATANG BESI
Menusuk diri dengan batang besi adalah perbuatan yang belum pernah dilakukan oleh Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan para sahabatnya. Seandainya perbuatan ini membawa kebaikan, nisca-ya mereka telah lebih dahulu melakukannya. Tetapi itu per-buatan para ahli tasawuf dan ahli bid’ah. Sungguh saya telah menyaksikan ketika para ahli tasawuf berkumpul di masjid, mereka memukul rebana sambil menyanyikan lagu ini:
هَاتِ كَأْسَ الرَّاحِ * وَاسْقِنَا اْلأَقْدَاحَ
“Bawalah ke sini gelas arak dan isilah gelas ini untuk saya.”
Mereka tidak malu menyebut arak dan gelas yang diha-ramkan itu di Baitullah (masjid), kemudian mereka memukul rebana dengan keras seraya meminta pertolongan kepada selain Allah dengan teriakan:
“Hai, kakek.” = يَا جَدَّاهُ
Demikianlah terus-menerus mereka perbuat sehingga datang setan-setan kepada mereka. Kemudian salah satu dari mereka melepas bajunya, mengambil sebatang besi yang tajam lalu menusukkannya ke dalam perutnya. Setelah itu salah satu dari mereka berdiri mengambil kaca lalu dipecah-pecahkannya lantas dikunyah-kunyahnya dengan giginya.
Saya berkata dalam hati, kalau memang benar apa yang mereka perbuat, mengapa mereka tidak berperang melawan orang Yahudi yang telah menjajah negara kita dan mem-bunuh anak-anak kita. Pekerjaan semacam ini sebenarnya dibantu oleh setan-setan yang berada di sekeliling mereka dan memang mereka sudah berpaling dari dzikir kepada Allah, bahkan mereka berbuat syirik kepada Allah ketika mereka memohon bantuan kepada selain Allah yaitu yang disebut sebagai kakek mereka, sesuai firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
“Barangsiapa berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al-Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi te-man yang akan selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan kebenaran dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.” (Az-Zukhruf: 36-37).
Tidak aneh kalau setan-setan itu membantu mereka karena Nabi Sulaiman sendiri pernah minta bantuan kepada jin untuk membawa singgasana Ratu Bilqis, seperti dalam firman Allah:
“Maka berkata Ifrit dari golongan jin, ‘Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu. Sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya dan dapat diper-caya.” (An-Naml: 39).
Masalah menusuk diri dengan batang besi bukan hanya dilakukan oleh ahli tasawuf, tetapi juga dilakukan oleh orang kafir. Orang yang pernah berkelana ke India, seperti Ibnu Batutah, pernah menyaksikan sendiri bahwa orang Majusi juga melakukan perbuatan itu, padahal mereka orang kafir. Jadi masalahnya bukan kekeramatan atau kewalian, tetapi hal perbuatan setan yang berkumpul di arena musik dan nyanyi. Sebab pada umumnya, orang yang berbuat demikian adalah orang yang berbuat ma’siat, bahkan terang-terangan melakukan perbuatan syirik, seperti meminta kepada kakek mereka yang sudah meninggal. Bagaimana orang seperti ini dapat digolongkan sebagai wali dan orang yang mempunyai karamah? Allah berfirman:
“Ingatlah sesungguhnya wali-wali Allah itu tidak ada ke-khawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati, yaitu orang-orang yang beriman dan selalu ber-takwa.” (Yunus: 62-63).
Jelaslah bahwa wali itu ialah orang mukmin yang hanya memohon pertolongan kepada Allah saja dan selalu bertakwa, jauh dari perbuatan maksiat dan syirik, yang kadang-kadang diberikan karamah oleh Allah tanpa diminta dan diperlihatkan kepada manusia.

NYANYIAN PADA MASA KINI
Kebanyakan nyanyian yang disajikan pada waktu pesta perkawinan, juga pesta-pesta lainnya membicarakan perkara cinta, pacaran, ciuman, mempertunjukkan pipi, liuk badan yang membangkitkan birahi, mendorong perbuatan zina dan merusak akhlak.
Bila demikian maka nyanyian yang keluar dari mulut penyanyi yang diiring dengan musik bersatu menggaet harta manusia dengan mengatas namakan seni atau hiburan. Para penyanyi pergi ke Eropa membawa harta yang banyak, bersenang-senang membeli rumah, mobil dan merusak akhlak umat dengan nyanyian dan film-film sex mereka, sehingga banyak remaja yang kena fitnah dan mencintai mereka sam-pai lupa kepada Allah. Karena itu pula seorang penyiar radio Cairo pada waktu perang denganYahudi 1967, untuk mem-berikan semangat kepada prajurit berseru:
“Maju terus kalian bersama penyanyi Fulan dan Fu-lanah. Ayo maju terus sampai orang Yahudi keparat itu hancur lebur.”
Semestinya ia berkata:
“Maju terus, Allah senantiasa bersama kalian.”
Ada lagi yang lucu, sebelum berkecamuk perang dengan Yahudi 1967, seorang biduanita mengumumkan bahwa bila kita menang perang katanya, ia akan mengadakan perayaan bulanan yang biasanya diadakan di Cairo, di Tel Aviv. Se-dangkan orang Yahudi setelah perang berdiri di atas “mab-ka” (dinding Haikal Sulaiman) di Al-Quds mengadakan syu-kuran kepada Allah atas kemenangannya.
Demikian inilah nyanyian pada saat sekarang, bahkan sampai nyanyian yang agamis pun tidak lepas dari kata-kata yang mungkar, seperti contoh di bawah ini:
وَقِيْلَ كُلُّ نَبِيٍّ عِنْدَ رُتْبَتِهِ * وَيَا مُحَمَّدٌ هَذَا الْعَرْشَ فَاسْتَلِمْ
“Dikatakan bahwa setiap Nabi ada pada kedudukannya, Hai Muhammad, inilah singgasana maka terimalah.”
Kata yang terakhir ini tidak benar, membuat dusta ter-hadap Allah dan RasulNya.

FITNAH TERHADAP WANITA KARENA SUARA YANG BAGUS
Barra’ Ibnu Malik adalah seorang laki-laki bersuara bagus. Ia pernah melagukan syair dengan irama rajaz untuk Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam di salah satu perjalanan beliau. Di tengah-tengah ia berlagu dan berada dekat dengan kaum wanita, Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda kepadanya: “Berhati-hatilah terhadap kaum wanita!” Maka berhentilah Barra’ (dari berlagu). Al-Hakim berkata: “Bahwa Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam tidak senang apabila kaum wanita mendengarkan suaranya. (Hadits shahih riwayat Al-Hakim, disetujui oleh Adz-Dzahabi).
Apabila Rasulullah mengkhawatirkan kaum wanita terkena fitnah karena mendengarkan lagu dengan suara bagus, maka bagaimana kira-kira sikap Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bila mendengar suara wanita jalang yang sudah rusak moralnya lewat radio yang disiarkan sekarang ini? Dan bagaimana pula bila mendengar penyanyi lawak dan cabul serta lagu-lagu cinta? Syair-syair yang menggambarkan pipi, ukuran dan bentuk tubuh, dan lain sebagainya yang menggugah nafsu birahi, merangsang hati yang rusak untuk mencari pelampiasan dan menanggalkan rasa malu? Apalagi bila nyanyian tersebut diiringi dengan musik, yang bisa mengundang bahaya se-perti bahaya arak?

NYANYIAN YANG DIPERBOLEHKAN
1. Nyanyian di hari raya. Aisyahx meriwayatkan se-bagai berikut:
(( دَخَلَ رَسُوْلُ اللهِ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا جَارِيَتَانِ تَضْرِبَانِ
بِدُفَّيْنِ وَفِى رِوَايَةٍ، وَعِنْدِى جَارِيَتَانِ تُغَنِّيَانِ فَانْتَهَرَهُمَا أَبُوْ بَكْرٍ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ دَعْهُنَّ فَإِنَّ لِكُلِّ قَوْمٍ عِيْدًا وَاِنَّ عِيْدَنَا هَذَا الْيَوْم ))
“Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam masuk menemui Aisyah. Di dekatnya ada dua orang gadis yang sedang memukul rebana.’ Dalam riwayat lain dikatakan, ‘Di dekat saya ada dua orang gadis yang sedang menyanyi. Lalu Abu Bakar membentak mereka.’ Maka Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda, ‘Biarkanlah mereka, karena setiap kaum mempunyai hari raya dan hari raya kita adalah hari ini’.” (HR. Al-Bukhari).
2. Nyanyian yang diiringi rebana pada waktu perka-winan dengan maksud memeriahkan atau mengumumkan akad nikah dan mendorong orang untuk menikah. Sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
(( فَصْلُ مَا بَيْنَ الْحَلاَلِ وَالْحَرَامِ ضَرْبُ الدُّفِّ وَالصَّوْتُ فِى النِّكَاحِ ))
“Yang membedakan antara halal (menikah) dan haram (berzina) adalah memukul rebana dan lagu-lagu waktu akad nikah.” (HR. Ahmad).
Nyanyian dan rebana dalam perkawinan adalah untuk kaum wanita.
3. Nasyid Islami pada waktu kerja yang mendorong untuk giat dan rajin bekerja, terutama bila mengandung do'a. Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam pernah menirukan ucapan Rawanah dan mem-beri semangat kepada para sahabat dalam menggali “khan-daq” (parit):
(( اللَّهُمَّ لاَ عَيْشَ إِلاَّ عَيْشُ اْلآخِرَةِ فَاغْفِرْ لِلأَنْصَارِ وَالْمُهَاجِرَةِ ))
“Ya Allah, tidak ada hidup ini kecuali hidup di akhirat kelak, maka ampunilah ya Allah sahabat Anshar dan Muhajirin.”
Sahabat Anshar dan Muhajirin lalu menjawab:
نَحْنُ الَّذِيْنَ بَايَعُوْا مُحَمَّدًا * عَلَى الْجِهَادِ مَا بَقِيْنَا أَبَدًا
“Kita adalah orang yang telah membai’at Muhammad untuk berjuang terus selama hayat dikandung badan.”
Kemudian Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersama para sahabat ketika menggali khandaq menirukan ucapan Ibnu Rawanah:
وَاللهِ لَوْلاَ اللهُ مَا اهْتَدَيْنَا * وَلاَ صُمْنَا وَلاَ صَلَّيْنَا
فَاَنْزِلَنْ سَكِيْنَةً عَلَيْنَا * وَثَبِّتِ اْلأَقْدَامَ إِنْ لاَ قَيْنَا
وَالْمُشْرِكُوْنَ قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا * إِذَا أَرَادُوْا فِتْنَةً أَبَيْنَا
“Demi Allah, seandainya tidak karena Engkau ya Allah, kami tidak akan mendapat petunjuk, tidak puasa dan tidak shalat. Maka benar-benar turunkanlah kepada kami ketenangan dan teguhkanlah tapak kaki kami apabila kami berhadapan dengan musuh. Orang musyrik sung-guh telah menganiaya kami, apabila mereka membuat fitnah kami pun menolaknya.”
4. Syair yang berisi tauhid atau cinta kepada Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan yang menyebut akhlaknya atau berisi ajakan jihad, memperbaiki budi pekerti, mengajak persatuan, tolong-menolong sesama umat, menyebut dasar-dasar Islam, dan berisi hal-hal bermanfaat bagi masyarakat.
5. Alat musik yang dibolehkan hanyalah rebana, itu pun terbatas pada waktu hari raya dan saat pernikahan serta khusus untuk kaum wanita. Rebana tidak boleh dipakai pada waktu berdzikir, karena Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam dan para sahabatnya tidak pernah melakukannya. Di antara para sufi memboleh-kan rebana untuk diri mereka pada waktu berdzikir dan menjadikannya sunnah, padahal sebenarnya adalah bid’ah.
Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam bersabda:
(( إِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ اْلأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ ))
“Jauhilah perkara-perkara baru (dalam agama), karena setiap perkara baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. At-Tirmidzi, hasan shahih).

HUKUM GAMBAR DAN PATUNG DALAM ISLAM
Islam bangkit untuk seluruh umat manusia agar beribadah kepada Allah saja, dan menghindarkannya dari penyem-bahan kepada selain Allah seperti para wali dan orang-orang shalih yang dilukiskan dalam patung dan arca-arca. Ajakan seperti ini sudah lama terjadi sejak Allah mengutus rasul-rasulNya untuk memberikan perunjuk kepada manusia.
FirmanNya:
“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada setiap umat (yang berseru) sembahlah Allah dan tinggalkan thaghut itu.” (An-Nahl: 36).
Thaghut ialah segala sesuatu selain Allah yang disembah dan ia rela.
Patung-patung itu telah disebut dalam surat Nuh. Dalil yang paling jelas mengenai patung sebagai gambar orang shalih adalah hadits riwayat Al-Bukhari dari Ibnu Abbas dalam menafsirkan firman Allah:
“Dan mereka berkata, ‘Janganlah sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan ja-ngan pula sekali-kali kamu meninggalkan Wadd, Suwa, Yaghuts, Ya’uq, dan Nasr, dan sesudah mereka telah menyesatkan kebanyakan manusia.” (Nuh: 23-24).
Ibnu Abbas berkata: “Semua itu adalah nama-nama orang shalih dari kaum Nabi Nuh Alaihis Salam, ketika mereka mati setan membisiki mereka agar membuat patung-patung mereka di tempat-tempat duduk mereka dan memberi nama patung-patung itu dengan nama-nama mereka. Kaum itu melaksa-nakannya. Pada waktu itu belum disembah. Setelah mereka mati dan ilmu sudah dilupakan, barulah patung-patung itu disembah orang”.
Kisah ini memberikan pengertian bahwa sebab penyembahan selain Allah, adalah patung-patung pemimpin suatu kaum. Banyak orang yang beranggapan bahwa patung, gam-bargambar itu halal karena pada saat itu tidak ada lagi yang menyembah patung. Pendapat ini dapat dibantah sebagai berikut:
1. Penyambahan patung masih ada pada saat ini, yaitu gambar Isa dan bunda Maryam di gereja-gereja sehingga orang Kristen menundukkan kepala kepada salib. Banyak juga gambar Isa itu dijual dengan harga tinggi untuk di-agungkan, digantungkan di rumah-rumah dan sebagainya.
2. Patung para pemimpin negara maju dalam materi tetapi mundur di bidang rohani. Bila mereka lewat di dewan pa-tung tersebut mereka membuka topi, sambil membung-kukkan punggung mereka. Patung-patung itu di antaranya adalah patung George Wasington di Amerika, patung Napoleon di Prancis, patung Lanin dan Stalin di Rusia dan lain-lain. Ide membuat patung ini menjalar ke negara-negara Arab. Mereka membuat patung-patung di ping-gir jalan meniru orang kafir. Patung-patung itu hingga kini masih dipasang di negeri Arab maupun negeri Islam lainnya. Alangkah baiknya jika dana untuk membuat pa-tung itu dipergunakan membuat masjid, sekolah, rumah sakit, dan santunan sosial yang lebih bermanfaat.
3. Patung-patung semacam itu lama-kelamaan akan disem-bah orang seperti yang terjadi di Eropa dan Turki. Mereka sebenarnya telah ketularan warisan kaum Nabi Nuh AlaihisSalam yang mempelopori pembuatan patung pemimpin-pemimpin mereka. Pada mulanya hanya sekedar sebagai kenang-kenangan penghormatan kepada pemim-pinnya, tetapi akhirnya berubah menjadi sesembahan.
4. Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam sungguh telah memerintahkan Ali bin Abi Thalib Radhiallaahu anhu dengan sabdanya:
(( لاَ تَدَعْ تِمْثَالاً إِلاَّ طَمَسْتَهُ وَلاَ قَبْرًا مُشْرِفًا اِلاَّ سَوَّيْتَهُ ))
“Jangan engkau biarkan patung-patung itu sebelum engkau hancurkan dan jangan pula kau biarkan kuburan yang menggunduk tinggi sebelum kau ratakan.” (HR. Muslim).

BAHAYA GAMBAR DAN PATUNG
Islam tidak mengharamkan sesuatu kecuali karena ada-nya bahaya yang mengancam agama, akhlak dan harta ma-nusia. Orang Islam yang sejati adalah yang tanpa reserve menerima perintah Allah dan RasulNya, meskipun belum mengerti sebab atau alasan perintah Allah tersebut. Agama melarang patung dan gambar karena banyak mendatangkan bahaya seperti:
1. Dalam agama dan aqidah: Patung dan gambar merusak aqidah orang banyak seperti orang Kristen menyembah patung Isa dan bunda Maria serta salib. Orang Eropa dan Rusia menyembah patung pemimpin mereka, menghor-mati dan mengagungkannya. Orang-orang Islam telah meniru orang Eropa membuat patung pemimpin mereka, baik di negeri Islam Arab maupun bukan Arab. Para ahli thariqat dan ahli tasawuf kemudian membuat pula gambar guru-guru mereka yang diletakkan di muka mereka pada waktu shalat dengan maksud meminta bantuan ke-pada patung atau gambar itu untuk mengkhusyu’kan sha-latnya.
Demikian pula yang diperbuat oleh para pecinta nyanyian. Mereka menggantungkan gambar para penyanyi un-tuk diagungkan. Begitu pula para penyiar radio pada waktu perang dengan Yahudi tahun 1967 berteriak: “Ma-ju terus ke depan, penari Fulan dan Fulanah bersamamu.” Seharusnya ia berseru: “Maju terus, Allah bersamamu.”
Karena itu maka tentara Arab kalah total, sebab Allah tidak membantu mereka. Demikian juga penari-penyanyi yang mereka sebut-sebut pun tidak kunjung memberikan bantuan apa pun.
Harapan kami semoga bangsa Arab mengambil pelajaran dari kekalahan ini dan segera bertaubat agar Allah meno-long mereka.
2. Adapun bahaya gambar dalam merusak akhlak generasi muda sangat nyata. Di jalan-jalan utama terpampang gambar-gambar penari telanjang yang memang sangat digandrungi oleh mereka, sehingga dengan sembunyi-sembunyi atau terang-terangan mereka berbuat keji yang merusakkan akhlak mereka. Mereka sudah tidak lagi mau memikirkan agama dan negara; jiwa kesucian, kehor-matan dan jihad sudah luntur dari diri mereka.
Demikianlah gambar-gambar itu menghiasi poster-poster, majalah dan surat kabar, buku, iklan bahkan di pakaian pun gambar porno itu sudah dipasang orang, belum lagi apa yang disebut blue film.
Ada lagi model karikatur yang memperjelek gambar makhluk Allah dengan hidung panjang, kuping lebar dan sebagainya, padahal Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling bagus.
3. Adapun secara material bahaya gambar sudah jelas dan tidak perlu dalil lagi. Patung-patung itu dibuat dengan biaya mahal sampai jutaan rupiah. Meskipun begitu, banyak orang yang membelinya untuk digantung di din-ding rumah. Demikian pula lukisan-lukisan orang tua yang telah meninggal dibuat dengan biaya yang tidak sedikit, yang apabila disedekahkan dengan niat agar pa-halanya sampai kepada almarhum akan lebih bermanfaat baginya.
Yang lebih jelek lagi adalah gambar seorang laki-laki bersama istrinya pada waktu malam perkawinan dipasang di rumah agar orang melihatnya. Ini seakan-akan istrinya itu bukan miliknya sendiri, tetapi milik setiap orang yang melihat.

APAKAH HUKUM GAMBAR SEPERTI PATUNG?
Sebagian orang menyangka bahwa hukum haram itu un-tuk patung saja seperti yang terdapat pada zaman jahiliyah, tidak mencakup hukum gambar. Pendapat ini asing sekali karena seolah-olah ia belum pernah membaca nash-nash yang mengharamkan gambar seperti di bawah ini:
1. Hadits dari ‘Aisyah Radhiallaahu anha:
(( عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا اشْتَرَتْ نُمْرُقَةً فِيْهَا تَصَاوِيْرُ فَلَمَّا رَآهَا رَسُوْلُ اللهِ  قَامَ عَلَى الْبَابِ لَمْ يَدْخُلْ فَعَرَفَتْ فِى وَجْهِهِ الْكَرَاهِيَةَ فَقَالَتْ: يَا رَسُوْلَ اللهِ أَتُوْبُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَبِمَاذَا أَذْنَبْتُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ : مَا بَالُ هَذِهِ النُّمْرُقَةِ فَقَالَتْ اِشْتَرَيْتُهَا لِتَقْعُدَ عَلَيْهَا وَتَوَسَّدَهَا فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ :
إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يُعَذَّبُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوْا مَا خَلَقْتُمْ ثُمَّ قَالَ: إِنَّ الْبَيْتَ الَّذِيْ فِيْهِ الصُّوَرُ لاَ تَدْخُلُهُ الْمَلاَئِكَةُ ))
“Diriwayatkan oleh Aisyah bahwa ia membeli bantal kecil buat sandaran yang ada gambar-gambarnya. Ketika Rasulullah melihatnya beliau berdiri di pintu tidak mau masuk, maka ia mengetahui ada tanda kebencian di muka Rasulullah dan Aisyah pun berkata, ‘Aku bertaubat kepada Allah dan RasulNya, apakah gerangan dosa yang telah kuperbuat?’ Rasulullah menjawab: ‘Ba-gaimana halnya dengan bantal itu?’ Aisyah menjawab: ‘Saya membelinya agar Engkau duduk dan bersandar’. Rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya orang yang mem-buat gambar ini akan disiksa pada hari Kiamat seraya dikatakan kepada mereka. Hidupkanlah gambar-gambar yang kamu buat itu.’ Sungguh rumah yang ada gambar di dalamnya tidak dimasuki malaikat.” (HR. Al-Bukhari-Muslim).
2. Sabda Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam:
(( اَشَدُّ النَّاسِ عَذَابًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الَّذِيْنَ يُضَاهُوْنَ بِخَلْقِ اللهِ (الرَّسَّامُ وَالْمُصَوِّرُ يُشَابَهُوْنَ خَلْقَ اللهِ) ))
“Manusia yang paling pedih siksanya di hari Kiamat ialah yang meniru Allah menciptakan makhluk (pelukis, penggambar adalah peniru Allah dalam menciptakan makhlukNya).” (HR. Al-Bukhari-Muslim).
3. Disebutkan dalam hadits:
(( أَنَّ النَّبِيَّ  لَمَارَآى الصُّوَرَ فِى الْبَيْتِ لَمْ يَدْ خُلْ حَتَّى مُحِيَتْ ))
“Ketika Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam melihat gambar di rumah tidak mau masuk sebelum gambar itu dihapus.” (HR. Al-Bukhari).
4. Dinyatakan pula dalam hadits:
(( نَهَى الرَّسُوْلُ  عَنِ الصُّوَرِ فِى الْبَيْتِ وَنَهَى الرَّجُلَ أَنْ يَصْنَعَ ذَلِكَ ))
“Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam melarang gambar-gambar di rumah dan melarang orang berbuat demikian.” (At-Tirmidzi).

GAMBAR DAN PATUNG YANG DIPERBOLEHKAN
1. Gambar dan lukisan pohon, bintang, matahari, bulan, gunung, batu, laut, sungai, tempat-tempat suci seperti mas-jid, ka’bah, yang tidak memuat gambar orang dan binatang, juga pemandangan yang indah. Dalilnya adalah perkataan Ibnu Abbas Radhiallaahu anhum:
(( إِنْ كُنْتَ لاَ بُدَّ فَاعِلاً فَاصْنَعِ الشَّجَرَ وَمَا لاَ نَفْسَ لَهُ ))
“Apabila Anda harus membuat gambar, gambarlah pohon atau sesuatu yang tidak ada nyawanya.” (HR. Al-Bukhari).
2. Foto yang dipasang di kartu pengenal seperti paspor, SIM, dan lain-lain yang mengharuskan adanya foto. Semua-nya itu dibolehkan karena darurat (keperluan yang tidak bisa ditinggalkan).
3. Foto pembunuh, pencuri dan penjahat agar mereka dapat ditangkap untuk dihukum.
4. Mainan anak perempuan yang dibuat dari kain, se-bangsa boneka berupa anak kecil yang dipakaikan baju dan sebagainya dengan maksud untuk mendidik anak perempuan rasa kasih sayang terhadap anak kecil. Aisyah Radhiallaahu anha berkata:
كُنْتُ أَلْعَبُ بِالْبَنَاتِ عِنْدَ النَّبِيِّ 
“Saya bermain-main dengan boneka berbentuk anak perempuan di depan Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam .” (HR. Al-Bukhari).
Tidak boleh membeli mainan negeri asing untuk anak-anak, terutama mainan yang membuka aurat sebab anak-anak akan meniruya. Ia akan merusak akhlak termasuk pem-borosan dengan membelanjakan harta untuk negara asing dan negara Yahudi.
5. Diperbolehkan gambar yang dipotong kepalanya sehingga tidak menggambarkan makhluk bernyawa lagi dan seperti benda mati.
Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah Shallallaahu Alaihi Wa Sallam mengenai gambar:
“Perintahkanlah orang untuk memotong kepala gambar itu, dan perintahkanlah orang untuk memotong kain penutup (yang ada gambarnya) supaya dijadikan dua bantal yang dapat diduduki.” (HR. Abu Dawud, shahih).